Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar

Agustus 28, 2026 · 7 menit baca · 13 kali dilihat

wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar | Turtlebin

Pernahkah kamu membayangkan bangun pagi disambut kabut tipis di atas sungai gambut, suara gemericik air, dan gemerisik dahan pohon tempat seekor orangutan liar sedang menyiapkan sarapannya? Pengalaman magis inilah yang bakal kamu rasakan saat mencoba wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar secara langsung di habitat aslinya. Pengalaman menjelajah hutan hujan tropis menggunakan kapal kayu tradisional bernama klotok ini bukan cuma sekadar jalan-jalan biasa, melainkan petualangan edukatif yang dijamin bikin seluruh anggota keluarga berdecak kagum.

Sebagai seorang ibu dan travel writer yang mengedepankan efisiensi anggaran, saya awalnya cukup skeptis apakah perjalanan menjelajah hutan belantara ini bisa dinikmati dengan nyaman bersama anak-anak tanpa menguras kantong. Namun, begitu kapal kami mulai membelah Sungai Sekonyer di Taman Nasional Tanjung Puting, semua keraguan itu sirna seketika. Buat kamu yang ingin merasakan pengalaman autentik ini, yuk simak panduan lengkap, estimasi biaya, hingga tips ramah dompet yang sudah saya siapkan khusus untuk pembaca Turtlebin Trips!

Mengapa Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar Wajib Masuk Bucket List Keluarga?

wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar
Foto via Pexels

Menjelajahi hutan Kalimantan lewat jalur sungai memberikan sensasi liburan yang sangat unik dan berbeda dari destinasi wisata mainstream lainnya. Anak-anak tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga belajar secara langsung mengenai konservasi alam dan keanekaragaman hayati Indonesia yang sangat kaya. Mengunjungi kawasan Taman Nasional Tanjung Puting memberikan kesempatan langka bagi kita untuk menyaksikan kehidupan primata yang dilindungi ini tanpa mengganggu aktivitas alami mereka.

Satu hal yang paling berkesan dari perjalanan ini adalah menginap di atas kapal klotok—kapal kayu bertingkat dua yang dimodifikasi menjadi tempat tinggal terapung lengkap dengan kasur, kelambu, dan kamar mandi. Selama perjalanan menyusuri sungai, mata kamu akan dimanjakan oleh pemandangan pohon rengas yang menjulang tinggi, kawanan bekantan berpunggung oranye yang melompat di dahan, hingga kerlip ribuan kunang-kunang di malam hari. Sungguh sebuah terapi alam yang ampuh untuk melepaskan penat dari rutinitas perkotaan. (See also: 7 Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Kalimantan Timur yang Wajib Dijajaki)

Stasiun Pengumpanan (Feeding Station) Populer

Dalam rute susur sungai ini, ada tiga lokasi utama yang menjadi titik pemberhentian wajib untuk melihat aktivitas orangutan dari dekat secara aman:

  • Tanjung Harapan: Stasiun feeding terdekat dari dermaga Kumai. Waktu pemberian makan biasanya dimulai pukul 15.00 WIB, sangat cocok sebagai lokasi perkenalan pertama kamu dengan orangutan.
  • Pondok Tanggui: Lokasi ini berjarak agak lebih dalam dan memiliki waktu jadwal feeding pagi hari pukul 09.00 WIB. Jalur trekking menuju stasiun ini relatif datar dan sangat mudah dilalui oleh anak-anak maupun lansia.
  • Camp Leakey: Ini adalah pusat penelitian orangutan tertua dan paling terkenal di dunia. Di sini kamu bisa melihat orangutan liar berukuran besar, termasuk sang jantan dominan (alpha male) yang sangat mengagumkan.

Estimasi Biaya dan Tips Hemat Sewa Kapal Klotok Murah

Banyak wisatawan mengira bahwa menyewa kapal klotok untuk petualangan ini membutuhkan biaya puluhan juta rupiah. Padahal, jika kamu tahu triknya, kamu bisa menekan pengeluaran secara signifikan tanpa mengurangi kenyamanan liburan bersama keluarga. Kunci utamanya adalah mencari informasi sewa kapal klotok murah dengan cara memesan langsung kepada pemandu lokal atau kapten kapal di Kumai, bukan melalui agen tur besar di luar daerah.

Berdasarkan pengalaman saya, memilih format open trip atau menggabungkan grup kecil dengan keluarga lain adalah cara paling efektif untuk membagi biaya sewa kapal dan logistik makanan. Berikut adalah gambaran estimasi pengeluaran untuk paket perjalanan 3 hari 2 malam per orang:

  • Sewa Kapal Klotok (Sistem Private/Sharing): Rp 1.800.000 – Rp 2.500.000 per orang (sudah termasuk makan 3x sehari, koki pribadi, air minum, dan alat tidur).
  • Tiket Masuk TN Tanjung Puting & Izin Kamera: Rp 50.000 – Rp 150.000 per orang untuk wisatawan domestik.
  • Pemandu Wisata Lokal (Guide): Rp 250.000 – Rp 350.000 per hari (dibagi rerata dengan total peserta dalam kapal).
  • Transportasi Darat (Bandara Pangkalan Bun ke Dermaga Kumai PP): Rp 200.000 per mobil.

Catatan Penting: Selalu siapkan uang tunai secukupnya sebelum meninggalkan Kota Pangkalan Bun. Di area sungai dan dalam kawasan taman nasional tidak terdapat mesin ATM maupun sinyal seluler untuk transaksi digital.

Persiapan dan Tips Liburan Keluarga ke Kalimantan

Melakukan perjalanan ke tengah hutan bersama anggota keluarga memerlukan persiapan materi dan fisik yang sedikit ekstra. Agar momen wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar ini berjalan lancar dan menyenangkan untuk anak-anak, ada beberapa hal penting yang harus kamu siapkan jauh-jauh hari. Menerapkan tips liburan keluarga ke Kalimantan yang tepat akan menghindarkan kamu dari kendala yang tidak diinginkan selama berada di dalam hutan.

Pertama, bawa pakaian berbahan katun yang tipis, menyerap keringat, dan berwarna netral seperti krem, hijau tua, atau cokelat. Hindari memakai pakaian berwarna terang mencolok seperti merah atau kuning karena bisa mengejutkan satwa liar. Kedua, siapkan obat nyamuk semprot atau oles yang aman untuk kulit anak, serta tabur lotion penolak serangga secara berkala terutama saat melakukan aktivitas trekking di darat. (See also: Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan)

Daftar Perlengkapan Wajib Bawa:

  1. Senter atau Headlamp: Sangat dibutuhkan saat malam hari di atas kapal atau ketika melakukan trekking malam untuk melihat satwa nokturnal.
  2. Dry Bag (Tas Kedap Air): Melindungi kamera, ponsel, dan barang elektronik kamu dari percikan air sungai atau hujan mendadak.
  3. Binokular (Teropong Bisnis): Membantu anak-anak mengamati burung dan orangutan yang berada di dahan pohon yang sangat tinggi.
  4. Sepatu / Sandal Gunung yang Nyaman: Memiliki cengkeraman sol yang baik agar tidak licin saat menyusuri jalur tanah hutan gambut.

Waktu Terbaik Berkunjung dan Cara Menuju Lokasi

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah kapan waktu terbaik untuk melakukan perjalanan ini? Musim kemarau antara bulan Juni hingga Oktober adalah periode terbaik untuk mengunjungi Kalimantan Tengah. Pada bulan-bulan ini, curah hujan relatif rendah sehingga jalur trekking tidak terlalu becek, dan buah-buahan di hutan sedang tidak terlalu melimpah yang membuat orangutan lebih rajin turun ke stasiun pengumpanan untuk mencari makanan.

Untuk mencapai titik awal petualangan ini, kamu cukup memesan penerbangan menuju Bandara Supadio di Pontianak atau Bandara Juanda di Surabaya, lalu dilanjutkan dengan penerbangan domestik menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman / Iskandar (PKN) di Pangkalan Bun. Dari bandara Pangkalan Bun, kamu tinggal naik taksi bandara selama 20-30 menit menuju Pelabuhan Kumai, tempat kapal klotok kamu sudah bersandar siap berlayar.

Jika kamu merencanakan anggaran perjalanan dengan matang, total biaya open trip Tanjung Puting sebenarnya sangat terjangkau jika dibandingkan dengan pengalaman magis luar biasa yang akan kamu dapatkan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera jadwalkan liburan keluargamu berikutnya dan rasakan sendiri keajaiban alam Indonesia yang tiada tandingannya ini!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa estimasi biaya wisata susur sungai di Kalimantan Tengah?

Estimasi biaya per orang untuk paket open trip 3 hari 2 malam berkisar antara Rp 1.800.000 hingga Rp 2.500.000. Biaya ini umumnya sudah mencakup sewa kapal klotok, makan, tiket masuk, dan pemandu lokal.

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung melihat orangutan liar?

Waktu terbaik adalah saat musim kemarau antara bulan Juni hingga Oktober. Pada periode ini curah hujan lebih rendah dan jalur trekking di hutan lebih mudah dilalui.

Apakah wisata susur sungai dengan kapal klotok aman untuk anak-anak?

Sangat aman. Kapal klotok dilengkapi dengan pagar pengaman, pelampung keselamatan, dan ruang tidur tertutup kelambu yang nyaman untuk anak-anak serta balita.

Bagaimana cara menuju lokasi Taman Nasional Tanjung Puting?

Kamu perlu mengambil penerbangan menuju Bandara Iskandar di Pangkalan Bun (PKN). Dari bandara, perjalanan dilanjutkan dengan taksi darat selama 30 menit menuju Pelabuhan Kumai untuk naik kapal klotok.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website