7 Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui Wisatawan

September 4, 2026 · 6 menit baca · 15 kali dilihat

destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui | Turtlebin

Bayangkan kamu sedang menyesap secangkir teh hangat di atas tebing berawan, sementara di bawahmu membentang danau berwarna pirus yang sunyi tanpa kerumunan bus pariwisata. Jika selama ini kamu menyangka Formosa hanya berisi keriuhan Taipei 101 atau pasar malam Jiufen yang padat, kamu perlu melihat sisi lain pulau ini. Mencari destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui adalah kunci untuk merasakan pengalaman liburan yang lebih otentik, hemat, dan tentunya sangat ramah untuk perjalanan bersama keluarga. (See also: 7 Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui dan Seru)

Sebagai seorang yang sering merancang perjalanan hemat dan membawa keluarga menjelajah Asia Timur, Taiwan selalu punya tempat spesial di hati saya. Pulau ini sangat aman, transportasi umum terintegrasi dengan sempurna, dan masyarakatnya luar biasa ramah pada anak-anak. Mari kita tinggalkan sejenak rute turis yang sudah terlalu populer dan mulai menjelajahi sudut-sudut rahasia yang akan membuat liburanmu jauh lebih berkesan.

Rekomendasi Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui untuk Liburan Keluarga

destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui
Foto via Pexels

Bagi kamu yang merencanakan liburan bersama anak atau orang tua, kenyamanan dan keindahan alam yang tenang adalah prioritas utama. Berikut adalah beberapa lokasi wisata tersembunyi Taiwan yang menawarkan pemandangan memukau tanpa harus berdesakan dengan ribuan pengunjung lain. (See also: Tips Mengurus Visa dan Persiapan Liburan ke Tiongkok Lengkap)

1. Lembah Shenkeng (Shenkeng Old Street): Surga Kuliner Lokal Taiwan

Hanya berjarak sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota Taipei, Shenkeng adalah sebuah kota kecil yang diapit perbukitan hijau. Kota ini sangat terkenal di kalangan warga lokal sebagai ibu kota stinky tofu atau tahu bau yang dimasak dengan berbagai resipi tradisional. Jalanan berbatunya yang dipenuhi bangunan batu bata merah era kolonial memberikan nuansa hangat yang cocok untuk berjalan santai bersama keluarga.

  • Sisi menarik: Mencicipi kuliner lokal Taiwan seperti tahu bakar dengan toping sup kubis pedas dan es krim tahu yang unik untuk anak-anak.
  • Cara menuju ke sana: Naik MRT ke Stasiun MRT Muzha, lalu lanjutkan dengan Bus Nomor 660 selama 15 menit langsung turun di depan Shenkeng Old Street.
  • Estimasi biaya: Gratis biaya masuk; anggaran makan sekitar NTD 150 – 300 (Rp75.000 – Rp150.000) per orang.

2. Thousand Island Lake (Shiding): Keindahan Danau Pirus yang Tersembunyi

Masih di wilayah New Taipei City, terdapat pemandangan perkebunan teh hijau yang berundak-undak menghadap ke danau berliku-liku bernama Thousand Island Lake (Danau Ribuan Pulau). Tempat ini menawarkan pemandangan magis yang sangat mirip dengan kombinasi Raja Ampat dan perbukitan pedesaan di Swiss, namun jauh lebih mudah diakses.

  • Tips hemat: Duduklah di salah satu kedai teh lokal setempat, pesan satu poci teh Oolong Baozhong yang diseduh segar, dan nikmati bekal makan siang keluarga dengan latar pemandangan alami tanpa dipungut biaya masuk kawasan.
  • Waktu terbaik: Pagi hari pukul 08.00 – 10.00 WIB agar terhindar dari kabut tebal dan cuaca panas terik.

Pilihan Tempat Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui dan Ramah Budget

Mewujudkan mimpi liburan murah ke Taiwan bukanlah hal yang mustahil jika kamu tahu ke mana harus melangkah. Taiwan memiliki infrastruktur kereta api (TRA) yang murah dan menjangkau hingga ke pedesaan terpencil dengan pemandangan kelas dunia.

3. Desa Nelayan Zhengbin dan Gua Hepingdao di Keelung

Bergeser sedikit ke arah utara, Kota Keelung menyimpan pesona pesisir yang luar biasa. Di Pelabuhan Zhengbin, kamu akan disambut oleh deretan rumah-rumah nelayan tua yang dicat warna-warni layaknya Pulau Burano di Italia. Tempat ini sangat cocok untuk foto keluarga tanpa biaya masuk sama sekali. Dari sana, kamu cukup berjalan kaki atau naik bus singkat menuju Hepingdao Geopark.

  • Aktivitas seru: Hepingdao Geopark memiliki kolam renang air laut alami yang sangat aman untuk anak-anak berenang bersama ikan-ikan kecil, serta jalur terasering batu karang fosil yang edukatif.
  • Tiket masuk Hepingdao: Sangat terjangkau, hanya NTD 120 (sekitar Rp60.000) untuk dewasa dan separuh harga untuk anak-anak.

4. Jalur Kereta Tua Jishi dan Stasiun Checheng di Nantou

Jika kamu pernah mendengar Alishan yang megah namun mahal, Checheng adalah alternatif pedesaan kayu yang jauh lebih ramah di kantong. Berada di ujung jalur kereta cabang Jishi Line, Checheng adalah bekas kota industri kayu yang kini disulap menjadi desa wisata berdanau indah dengan arsitektur kayu khas Jepang.

  • Pengalaman unik: Anak-anak bisa belajar merakit kotak pensil atau bangku kayu kecil sendiri di workshop kayu tradisional dengan biaya mulai dari NTD 150.
  • Tips perjalanan: Gunakan tiket terusan (day-pass) Jishi Line dari Stasiun Ershui seharga NTD 120 untuk naik turun kereta sepuasnya seharian.

Tips Penting Sebelum Menjelajahi Destinasi Luar Jalur Utama di Taiwan

Menjelajahi lokasi yang belum terlalu populer memerlukan sedikit persiapan ekstra agar perjalanan tetap lancar, terutama saat membawa rombongan keluarga.

Catatan Penting: Di daerah pedesaan Taiwan, pembayaran secara nontunai atau kartu kredit internasional belum tentu diterima di semua kedai lokal. Selalu siapkan uang tunai Dollar Taiwan (NTD) secukupnya dan isi saldo kartu EasyCard kamu sebelum berangkat.

  1. Gunakan Aplikasi Transportasi Lokal: Unduh aplikasi Bus+ atau Taiwan Transit untuk memantau jadwal kedatangan bus desa yang frekuensinya tidak sebanyak bus di kota besar.
  2. Manfaatkan EasyCard / iPASS: Kartu ini wajib dimiliki untuk transaksi bus, kereta lokal, hingga belanja di minimarket pedesaan seperti 7-Eleven atau FamilyMart.
  3. Sewa Wi-Fi Pocket atau eSIM: Koneksi internet sangat penting untuk menerjemahkan menu makanan berhuruf Mandarin menggunakan fitur kamera Google Translate saat berkunjung ke kedai lokal.

Menjelajahi berbagai pilihan destinasi wisata di Taiwan yang jarak diketahui membuka mata kita bahwa keindahan pulau ini jauh melampaui gedung-gedung pencakar langitnya. Kamu tidak hanya bisa menghemat anggaran perjalanan, tetapi juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga lokal yang ramah serta menikmati suasana alam yang menenangkan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kemas koper kamu, siapkan paspor, dan mulailah merancang itinerary liburan impianmu berikutnya ke tempat-tempat tersembunyi di Taiwan!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah destinasi wisata tersembunyi di Taiwan aman untuk anak-anak?

Sangat aman. Taiwan merupakan salah satu negara paling aman di dunia dengan tingkat kejahatan rendah dan fasilitas publik yang sangat bersih serta ramah kereta bayi.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke tempat wisata alam di Taiwan?

Waktu terbaik adalah saat musim gugur (Oktober – November) dan musim semi (Maret – April) karena cuaca sejuk, jarang hujan, dan pemandangan alam sedang indah-indahnya.

Apakah sulit berkomunikasi di daerah pedesaan Taiwan jika tidak bisa Bahasa Mandarin?

Tidak terlalu sulit. Warga lokal sangat membantu dan kamu bisa mengandalkan aplikasi penerjemah seperti Google Translate serta bahasa tubuh yang ramah.

Berapa estimasi anggaran harian untuk liburan murah keluarga di Taiwan?

Untuk transportasi publik, makan di kedai lokal, dan tiket masuk wisata tersembunyi, kamu bisa menganggarkan sekitar NTD 800 – 1.200 (Rp400.000 – Rp600.000) per orang per hari.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website