5 Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis

September 19, 2026 · 7 menit baca · 7 kali dilihat

destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis | Turtlebin

Pernahkah kamu merasa jenuh dengan hiruk-pikuk kerumunan wisatawan saat berlibur ke luar negeri? Jika Ha Long Bay dan Da Nang terasa terlalu padat dalam itinerary kamu, saatnya melirik beberapa destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis untuk mendapatkan pengalaman perjalanan yang jauh lebih autentik. Negeri Naga Biru ini ternyata masih menyimpan sejuta pesona tersembunyi yang menyajikan lanskap megah, kebudayaan lokal yang murni, serta ketenangan yang sulit ditemukan di jalur wisata arus utama. (See also: Tips Liburan Murah ke Kuala Lumpur dan Sekitarnya untuk Pemula)

Sebagai seorang travel writer yang telah memutari sudut-sudut Asia Tenggara selama bertahun-tahun, saya sering kali menemukan bahwa keajaiban sejati sebuah negara justru tersembunyi di balik peta populer. Dalam artikel kali ini untuk Turtlebin Trips, saya akan membagikan panduan kurasi lanskap alami, tips logistik, hingga estimasi biaya agar kamu bisa menjelajahi keindahan rahasia ini dengan nyaman dan aman.

Mengapa Memilih Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis?

destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis
Foto via Pexels

Melenceng sedikit dari rute populer menawarkan sensasi petualangan yang sangat berbeda bagi para pencinta jalan-jalan. Selain terhindar dari antrean panjang dan jepretan kamera ribuan wisatawan lain, menjelajahi tempat non-turistik membuat bujet perjalanan kamu jauh lebih hemat. Interaksi dengan warga lokal pun terasa lebih hangat dan jujur tanpa komersialisasi berlebihan.

Gaya perjalanan ala backpacker ke Vietnam kini semakin diminati karena infrastruktur transportasi lokal yang semakin membaik. Bus malam interkota, penyewaan sepeda motor yang terjangkau, hingga jaringan kereta api siap mengantarkan kita menembus pelosok desa dan pegunungan megah tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

List Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis dan Wajib Dikunjungi

Berikut adalah lima lokasi spektakuler yang saya rekomendasikan untuk kamu masukkan ke dalam daftar perjalanan berikutnya:

1. Pu Luong Nature Reserve — Oasis Hijau yang Menenangkan

Berjarak sekitar empat jam perjalanan darat ke arah barat daya dari Hanoi, Pu Luong adalah tempat pelarian sempurna bagi pencinta alam alami. Wilayah ini didominasi oleh terasering sawah yang hijau membentang, hutan tropis rimbun, serta desa-desa tradisional suku Thai Hitam dan Thai Putih. Suasananya jauh lebih tenang jika dibandingkan dengan Sapa yang kini sudah sangat komersial.

  • Waktu Terbaik: Mei–Juni atau September–Oktober saat musim panen padi, ketika seluruh lembah berwarna kuning keemasan.
  • Cara Menuju Lokasi: Naik bus van travel dari Hanoi (distrik Hoan Kiem) langsung menuju Pu Luong dengan waktu tempuh sekitar 4,5 jam.
  • Estimasi Biaya: Penginapan jenis homestay tradisional berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 per malam termasuk sarapan.

2. Phong Nha-Ke Bang (Area Luar) — Surga Gua Tersembunyi

Meskipun lanskap taman nasional ini terkenal karena Gua Son Doong (gua terbesar di dunia), area di luar paket tur mahal tersebut menyimpan banyak tempat eksotis yang jarang tersentuh. Kamu bisa menyewa sepeda motor untuk melintasi jalanan mulus membelah tebing karst karstik yang megah sambil mendatangi gua-gua sekunder yang tak kalah memukau.

  • Waktu Terbaik: Maret hingga Agustus saat cuaca kering dan aliran sungai bawah tanah cenderung jernih bersinar.
  • Cara Menuju Lokasi: Naik kereta api malam dari Hanoi atau Hue menuju Stasiun Dong Hoi, dilanjutkan bus lokal selama 45 menit ke desa Phong Nha.
  • Tips Penting: Kunjungi Gua Pygmy atau Elephant Cave menggunakan pemandu lokal resmi untuk jalur trekking ramah kantong.

3. Dataran Tinggi Ha Giang — Petualangan di Ujung Utara

Ha Giang kerap disebut sebagai benteng terakhir dari pesona alam liar Vietnam. Lanskapnya didominasi oleh tebing batu kapur yang tajam, celah jurang Tu San yang spektakuler, serta kelok jalan berbahaya namun menakjubkan di Ma Pi Leng Pass. Menjelajahi tempat ini memberikan sensasi petualangan wisata alam Vietnam yang sesungguhnya.

  • Aktivitas Unggulan: Menyewa sepeda motor untuk melakukan perjalanan menyusuri rute ikonis Ha Giang Loop selama 3-4 hari.
  • Estimasi Biaya: Sewa motor matik/manual sekitar Rp100.000–Rp150.000 per hari; konsumsi harian makanan lokal sekitar Rp120.000.

4. Kepulauan An Thoi — Sisi Lain Phu Quoc yang Alami

Pulau Phu Quoc mungkin sudah dipenuhi resor mewah dan turis asing, namun gugusan Kepulauan An Thoi di bagian selatan masih relatif sepi dan belum banyak terjamah. Tempat ini menyajikan terumbu karang yang masih sehat, air laut bening sejernih kristal, serta pantai pasir putih tanpa jejak keramaian.

  • Cara Menuju Lokasi: Menyewa perahu kayu milik nelayan lokal dari Pelabuhan An Thoi untuk mengantar kamu melintasi pulau-pulau kecil seperti Hon Gam Ghi dan Hon Mong Tay.
  • Aktivitas: Snorkeling lepas pantai, berenang santai, dan menikmati hidangan laut segar yang dimasak langsung oleh warga lokal.

5. Quy Nhon — Kota Pesisir yang Santai

Bosan dengan keramaian pantai di Nha Trang? Quy Nhon adalah jawabannya. Kota pantai di pesisir tengah Vietnam ini menawarkan garis pantai yang bersih, kuliner seafood melimpah dengan harga sangat murah, serta reruntuhan menara bersejarah peninggalan Kerajaan Champa. (See also: Panduan Lengkap Siem Reap dan Angkor Wat untuk Liburan Pertama)

  • Waktu Terbaik: Januari hingga Agustus saat gelombang laut tenang dan cuaca sangat cerah.
  • Aksesibilitas: Dapat dijangkau melalui penerbangan domestik dari Hanoi atau Ho Chi Minh City menuju Bandara Phuc Cat.

Catatan Budaya & Etika Perjalanan: Saat mengunjungi desa-desa adat di Pu Luong atau Ha Giang, selalu minta izin sebelum mengambil foto warga lokal. Berpakaianlah secara sopan ketika memasuki area permukiman tradisional dan hindari memberikan uang tunai secara langsung kepada anak-anak kecil demi menjaga tatanan sosial setempat.

Tips Praktis Merencanakan Liburan Hemat ke Vietnam

Agar rencana mengeksplorasi destinasi antah-berantah ini berjalan lancar tanpa kendala, ada beberapa persiapan teknis yang perlu kamu perhatikan dengan cermat:

  1. Transportasi Lokal: Manfaatkan aplikasi Grab untuk transportasi di kota besar, dan gunakan situs web resmi seperti Baolau atau 12Go Asia untuk memesan tiket bus malam (sleeper bus) jauh-jauh hari.
  2. Mata Uang & Pembayaran: Selalu siapkan uang tunai Dong Vietnam (VND) dalam jumlah cukup. Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sangat sulit ditemukan begitu kamu memasuki area pedesaan atau pegunungan.
  3. Koneksi Internet: Beli kartu eSIM atau SIM card lokal (Viettel memiliki cakupan sinyal terbaik hingga ke pelosok pegunungan) saat tiba di bandara internasional.
  4. Aplikasi Penerjemah: Karena warga di kawasan non-turistik jarang berbahasa Inggris, unduh bahasa Vietnam di Google Translate agar bisa digunakan secara offline saat berkomunikasi.

Berbeda dengan sekadar mendatangi tempat wisata hits di Vietnam, menjelajahi tempat-tempat tenang ini membutuhkan kelonggaran fleksibilitas waktu. Jangan mengemas jadwal terlalu padat agar kamu bisa benar-benar menikmati ritme kehidupan lokal yang tenang dan menyejukkan jiwa.

Menjelajahi keindahan bumi Indochina tidak harus selalu mengikuti arus kerumunan banyak orang. Dengan memilih destinasi yang tepat, kamu tidak hanya mendapatkan foto-foto liburan yang unik dan estetis, tetapi juga pulang membawa cerita perjalanan berkesan yang tak ternilai harganya. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kempak ranselmu, susun rencana perjalananmu, dan mulailah petualangan mengasyikkan di Vietnam bersama Turtlebin Trips!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa estimasi biaya liburan hemat ke Vietnam selama seminggu?

Untuk perjalanan gaya backpacker selama 7 hari, kamu bisa menyiapkan anggaran sekitar Rp3.500.000 hingga Rp5.000.000 per orang. Biaya ini sudah mencakup penginapan homestay, konsumsi makanan lokal, transportasi sleeper bus, dan tiket masuk lokasi wisata (di luar tiket pesawat internasional).

Kapan waktu terbaik berkunjung ke destinasi tersembunyi di Vietnam?

Waktu terbaik secara umum adalah saat musim peralihan seperti Maret hingga Mei atau September hingga November. Pada bulan-bulan ini, curah hujan di kawasan pegunungan utara maupun pesisir pantai cenderung rendah dan suhunya relatif sejuk.

Apakah aman menjelajahi daerah pelosok Vietnam sendirian (solo traveling)?

Sangat aman. Vietnam secara konsisten berada di peringkat atas sebagai salah satu negara paling aman di Asia Tenggara untuk solo traveler, termasuk wanita. Warga lokal di kawasan pedesaan umumnya sangat ramah dan suka membantu wisatawan.

Bagaimana cara menyewa kendaraan untuk menjelajahi area pedesaan Vietnam?

Kamu bisa menyewa sepeda motor langsung dari tempat penginapan atau agen penyewaan di kota terdekat dengan tarif sekitar 100.000–150.000 VND (Rp65.000–Rp100.000) per hari. Pastikan kamu memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional dan selalu mengenakan helm demi keselamatan.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website