7 Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui Turis

Oktober 11, 2026 · 6 menit baca · 8 kali dilihat

destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui | Turtlebin

Jujur saja, saat pertama kali memegang paspor dan merencanakan perjalanan ke Formosa, pikiran saya langsung tertuju pada megahnya Taipei 101 atau hiruk-pikuk Pasar Malam Shilin. Namun, setelah menjelajahi lebih dari 30 negara dan bolak-balik ke pulau ini, saya menyadari bahwa pesona sejati negara ini justru tersembunyi di balik riuhnya kota besar. Jika kamu ingin merasakan pengalaman liburan yang berbeda, ada banyak pilihan destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui turis arus utama yang siap membuat kamu jatuh cinta.

Dari pegunungan mistis yang diselimuti kabut hingga desa pesisir yang tenang dengan arsitektur batu kuno, Taiwan menyimpan sejuta kejutan. Menjauh dari kerumunan bus turis bukan hanya memberikan kedamaian, tetapi juga membuka kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga lokal yang terkenal sangat ramah. Yuk, siapkan catatanmu dan mari kita bedah hidden gem yang wajib masuk dalam itinerary perjalananmu berikutnya!

Daftar Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui dan Wajib Dikunjungi

destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui
Foto via Pexels

Saat merancang itinerary, banyak traveler terjebak pada jalur klasik barat seperti Taipei, Taichung, dan Kaohsiung. Padahal, jika kamu bergeser sedikit ke arah timur atau kepulauan terluar, kamu akan menemukan lanskap alam spektakuler yang masih sangat asri. Berikut adalah beberapa lokasi wisata tersembunyi Taiwan yang paling saya rekomendasikan untuk kamu jelajahi. (See also: Tips Mengurus Visa dan Persiapan Liburan ke Tiongkok Lengkap)

1. Nangan dan Beigan, Kepulauan Matsu

Kepulauan Matsu menawarkan atmosfer yang benar-benar berbeda dari daratan utama Taiwan. Terletak lebih dekat ke pesisir Tiongkok daratan, pulau ini menyimpan sejarah militer yang kuat dan desa-desa nelayan berarsitektur batu granit yang unik. Di Desa Qinbi, Beigan, kamu bisa duduk di kedai kopi tepi pantai sambil menikmati pemandangan laut yang mirip dengan Santorini versi Asia Timur. (See also: Itinerary Hemat Menjelajahi Seoul untuk Wisatawan Pertama Kali (4D3N))

  • Waktu Terbaik: April hingga Agustus (terutama jika ingin melihat fenomena alam laut menyala ‘Blue Tears’).
  • Cara Menuju Lokasi: Penerbangan domestik dari Bandara Songshan Taipei (TSA) menuju Bandara Beigan atau Nangan selama sekitar 50 menit.
  • Estimasi Biaya: Tiket pesawat PP sekitar NTD 3.500 – 4.200 (Rp1.700.000 – Rp2.100.000).

2. Nanyang Museum & Pesisir Waiao, Yilan

Yilan sering kali hanya dilewati oleh turis yang ingin langsung menuju Taroko Gorge di Hualien. Padahal, kawasan Waiao di Yilan adalah surga bagi para pecinta ketenangan dan peselancar lokal. Di sini berdiri Museum Lanyang dengan arsitektur menyerupai tebing batu jatuh yang sangat futuristik, berpadu indah dengan latar belakang pantai pasir hitam tempat kamu bisa melihat Pulau Guishan dari kejauhan.

3. Lembah Xiaowulai dan Jembatan Gantung Gangkou, Taoyuan

Jangan terburu-buru keluar dari wilayah Taoyuan setelah mendarat di bandara. Hanya berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan ke arah pegunungan, terdapat kawasan Xiaowulai Skywalk. Kamu bisa berjalan di atas plat kaca transparan tepat di atas air terjun yang deras dengan udara pegunungan yang sangat menyegarkan.

Tips Mengeksplorasi Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui

Mengunjungi lokasi-lokasi yang belum ramah turis masal membutuhkan sedikit persiapan ekstra. Namun jangan khawatir, sistem angkutan umum dan infrastruktur pariwisata Taiwan adalah salah satu yang terbaik dan paling aman di dunia. Agar perjalananmu berjalan lancar tanpa kendala berarti, berikut adalah beberapa panduan praktis yang terkumpul dari pengalaman saya menyusuri sudut-sudut tersembunyi pulau ini.

Gunakan EasyCard dan Unduh Aplikasi Navigasi Lokal

EasyCard (atau iPASS) adalah nyawa perjalananmu selama di Taiwan. Kartu ini tidak hanya berlaku untuk MRT di Taipei atau Kaohsiung, tetapi juga bisa digunakan untuk membayar bus antar-kota, menyewa sepeda publik (YouBike), hingga bertransaksi di minimarket terdekat. Pastikan saldo selalu terisi minimal NTD 500.

  • Gunakan aplikasi Google Maps dikombinasikan dengan Bus+ untuk mengecek jadwal bus pedesaan secara akurat.
  • Sediakan uang tunai pecahan kecil (NTD 100 dan koin) karena beberapa kedai lokal di daerah terpencil belum menerima pembayaran nontunai.
  • Sewa modem Wi-Fi atau beli e-SIM lokal di bandara agar koneksi internet tetap stabil di kawasan pegunungan.

Catatan Penting: Di beberapa daerah pedesaan atau pulau terluar seperti Matsu dan Lanyu, papan petunjuk jalan dalam bahasa Inggris mungkin terbatas. Jangan ragu menggunakan aplikasi pemindai bahasa atau bertanyakah pada warga lokal dengan bantuan pemindai teks.

Estimasi Biaya dan Tips Liburan Taiwan Hemat

Satu hal yang paling saya sukai dari backpacking di Taiwan adalah biayanya yang sangat masuk akal dibandingkan negara Asia Timur lainnya seperti Jepang atau Korea Selatan. Bahkan saat mendatangi lokasi non-turistis, harga makanan dan akomodasi cenderung lebih murah dengan porsi yang melimpah. Menerapkan tips liburan Taiwan yang tepat akan membantu menekan anggaran perjalananmu secara signifikan.

  1. Akomodasi: Pilih hostel jenis guesthouse atau homestay (B&B) lokal. Tarif per malam berkisar antara NTD 500 – NTD 900 (Rp250.000 – Rp450.000) per tempat tidur.
  2. Konsumsi: Makan di kedai lokal (Xiaochi) atau pasar malam tradisional. Sepiring nasi babi cincang (Lu Rou Fan) dan sup hanya membutuhkan biaya sekitar NTD 80 – NTD 150 (Rp40.000 – Rp75.000).
  3. Transportasi: Manfaatkan Kereta Lokal (TRA) daripada Kereta Cepat (THSR) jika kamu tidak sedang terburu-buru, karena harganya jauh lebih terjangkau dan menyajikan pemandangan pesisir yang indah.

Melakukan liburan hemat ke Taiwan sangat memungkinkan jika kamu mau sedikit repot membandingkan opsi transportasi. Menjelajahi sisi lain dari pulau ini bukan hanya hemat di kantong, tetapi juga memberikan kepuasan emosional yang sulit tandingannya.

Taiwan lebih dari sekadar Taipei 101, bubble tea, atau pertokoan Ximending. Keindahan sejati Formosa justru memancar dari tempat-tempat yang tenang, di mana tradisi bersatu harmonis dengan keasrian alam. Jadi, sudah siap mengemas ranselmu dan menjelajahi deretan destinasi wisata di Taiwan yang jarang diketahui ini? Saatnya buat cerita perjalanan unikmu sendiri bersama Turtlebin Trips!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik berkunjung ke destinasi tersembunyi di Taiwan?

Musim gugur (Oktober hingga Desember) adalah waktu terbaik karena cuaca cenderung sejuk, kering, dan jarang terjadi badai topan. Hindari puncak musim panas pada bulan Juli-Agustus jika ingin melakukan aktivitas outdoor.

Apakah aman menjelajahi daerah terpencil di Taiwan sendirian?

Sangat aman. Taiwan konsisten masuk dalam daftar negara paling aman di dunia bagi solo traveler, termasuk bagi wanita. Tingkat kriminalitas sangat rendah dan warga lokal sangat membantu.

Apakah kendala bahasa akan menjadi masalah di daerah non-turistis?

Kendala bahasa mungkin ada karena tidak semua warga lokal fasih berbahasa Inggris. Namun, menggunakan aplikasi penerjemah seperti Google Translate sangat membantu dan warga Taiwan sangat sabar membantu wisatawan.

Berapa estimasi anggaran harian untuk liburan hemat di Taiwan?

Untuk gaya perjalanan backpacker, anggaran harian berkisar antara NTD 1.200 hingga NTD 2.000 (sekitar Rp600.000 – Rp1.000.000) per hari. Ini sudah mencakup hostel, transportasi umum, dan makan di kedai lokal.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website