Itinerary Hemat Menjelajahi Makassar 3 Hari 2 Malam Murah Meriah

Oktober 4, 2026 · 6 menit baca · 5 kali dilihat

itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari | Turtlebin

Tahukah kamu kalau kamu tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa menikmati megahnya benteng bersejarah dan lanskap karst terbesar kedua di dunia? Menyusun itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari adalah kunci tepat untuk mendapatkan pengalaman liburan seru tanpa bikin kantong jebol. Sebagai gerbang utama menuju Indonesia Timur, Kota Daeng menawarkan perpaduan sempurna antara petualangan alam, jejak sejarah, dan surga kuliner yang siap memanjakan lidahmu.

Pengalaman saya bolak-balik menyusuri Sulawesi Selatan membuktikan bahwa liburan ala backpacker di sini sangat mungkin dilakukan. Dengan memanfaatkan transportasi lokal dan memilih destinasi yang terjangkau, kamu bisa mengeksplorasi keindahan pesisir hingga bentag alam pegunungan secara maksimal. Yuk, intip panduan perjalanan lengkap dan detail estimasi biayanya di bawah ini!

Hari 1: Jelajah Sejarah dan Senja Memukau di Pusat Kota

itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari
Foto via Pexels

Hari pertama dari susunan itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari ini akan kita fokuskan untuk mengeksplorasi area pusat kota. Setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kamu bisa naik bus Damri menuju pusat kota dengan tarif sekitar Rp35.000 saja. Setelah check-in di hostel daerah Malioboro-nya Makassar alias sekitar Pantai Losari, petualangan sejarahmu bisa langsung dimulai.

1. Benteng Rotterdam (Fort Rotterdam)

Destinasi pertama adalah Fort Rotterdam, benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang didirikan pada abad ke-16. Masuk ke sini sebenarnya gratis, kamu hanya perlu mengisi buku tamu dan memberikan donasi sukarela. Kamu bisa berjalan di atas dinding benteng tua, mengunjungi Museum La Galigo, serta melihat ruang tahanan Pangeran Diponegoro yang sarat nilai sejarah.

2. Berburu Kuliner Khas Makassar: Coto dan Es Pisang Ijo

Untuk makan siang, melangkah saja ke Coto Nusantara yang letaknya tidak jauh dari benteng. Seporsi Coto Makassar berdaging empuk dengan kuah rempah pekat plus ketupat hanya dibanderol sekitar Rp30.000. Sebagai penutup yang segar, mampirlah ke kedai Es Pisang Ijo Bravo di Jalan Andalas untuk menikmati manisnya pisang yang dibalut adonan hijau gurih dengan es serut melimpah.

3. Berburu Sunset di Pantai Losari dan Anjungan

Menjelang sore pukul 16.30 WITA, berjalanlah santai ke area Pantai Losari. Di sini, kamu bisa bersantai menikmati angin sepoi-sepoi tanpa dipungut biaya masuk. Jangan lupa menjajal Pisang Epe, pisang bakar gepeng dengan siruman gula merah cair yang dijajakan di sepanjang anjungan dengan harga Rp12.000 per porsi.

Hari 2: Petualangan Karst Rammang-Rammang dan Keajaiban Maros

Masuk hari kedua, saatnya melipir sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan menuju Kabupaten Maros. Ini adalah highlight utama dari itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari yang tidak boleh kamu lewati. Destinasi ini menyuguhkan gugusan pegunungan karst spektakuler yang diakui UNESCO.

1. Menyusuri Sungai Pute di Rammang-Rammang

Untuk menuju ke sini secara hemat, kamu bisa menyewa sepeda motor dari kota Makassar seharga Rp75.000 per hari. Perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam menuju Dermaga Rammang-Rammang. Dari dermaga, kamu perlu menyewa perahu kayu (perahu katinting) menyusuri Sungai Pute yang diapit pohon nipah. Tips hemat: ajak wisatawan lain untuk patungan menyewa perahu seharga Rp200.000 (bisa diisi hingga 4-5 orang, jadi cuma Rp40.000/orang).

2. Kampung Berua dan Taman Batu Karst

Setelah naik perahu selama 20 menit, kamu akan sampai di Kampung Berua, sebuah pemukiman tersembunyi di tengah belantara batu karst. Pemandangan sawah hijau yang dikelilingi tebing-tebing kapur raksasa akan membuatmu merasa sedang berada di alam dongeng. Tiket masuk area ini sangat murah, hanya Rp10.000 per orang. (See also: Wisata Toraja: Panduan Lengkap Melihat Tradisi dan Budaya Unik)

3. Taman Nasional Bantimurung

Dalam perjalanan pulang menuju Makassar, mampirlah ke Taman Nasional Bantimurung. Dikenal sebagai The Kingdom of Butterfly oleh Alfred Russel Wallace, tempat ini menawarkan air terjun alami yang megah dan gua-gua alam. Tiket masuk untuk wisatawan domestik adalah Rp30.000. Kamu bisa bersantai di tepi sungai sambil menikmati kesejukan udara hutan tropis. (See also: Bunaken: Tempat Diving Terbaik di Sulawesi Utara untuk Pemula)

Hari 3: Wisata Bahari Pulau Samalona dan Buru Oleh-Oleh

Hari terakhir saatnya menikmati potensi wisata murah Makassar di sektor bahari sebelum berkemas pulang. Makassar memiliki gugusan pulau kecil yang sangat cantik dan letaknya sangat dekat dari daratan utama.

1. Snorkeling Ringkas di Pulau Samalona

Dari dermaga Kayu Bangkoa di dekat Pantai Losari, sewa kapal perahu menuju Pulau Samalona. Waktu tempuhnya hanya sekitar 30 menit. Jika datang berombongan atau bergabung dengan traveler lain, biaya kapal pulang-pergi berkisar Rp70.000–Rp100.000 per orang. Air laut di Samalona sangat jernih dengan terumbu karang yang masih terjaga, cocok sekali untuk *snorkeling* atau sekadar berenang santai di pasir putih.

2. Berburu Oleh-oleh di Jalan Somba Opu

Setelah kembali ke daratan dan membilas diri, sempatkan mampir ke Jalan Somba Opu. Pusat kerajinan dan cenderamata ini menawarkan berbagai buah tangan khas seperti Minyak Kayu Putih Cap Tawon, sarung sutra Mandar, hingga kerajinan perak. Buat pencinta camilan, kamu wajib membeli Otak-otak Ibu Elly atau Kerupuk Baruasa yang gurih.

3. Kuliner Penutup: Es Pallu Butung atau Sop Konro

Sebelum meluncur ke bandara, lengkapi petualangan kulinermu dengan menyantap Sop Konro Karebosi yang legendaris. Iga sapi bakar berbalut bumbu kacang gurih akan menjadi penutup manis perjalananmu di Pulau Sulawesi.

Catatan Penting Penulis: Waktu terbaik mengunjungi Rammang-Rammang dan Pulau Samalona adalah saat musim kemarau antara bulan Mei hingga September. Selalu siapkan uang tunai secukupnya karena transaksi non-tunai belum sepenuhnya tersedia di kawasan perahu Rammang-Rammang.

Rincian Estimasi Biaya Liburan ke Makassar 3 Hari 2 Malam

Penasaran berapa total biaya liburan ke Makassar untuk program 3 hari ini? Berikut ringkasan estimasi anggaran minim yang perlu kamu persiapkan per orang (tidak termasuk tiket pesawat PP):

  • Penginapan: Hostel/Guesthouse 2 malam (Rp100.000 x 2) = Rp200.000
  • Transportasi: Sewa motor 2 hari + bensin + Damri = Rp130.000
  • Sewa Perahu & Tiket Masuk Wisata: Patungan perahu Samalona + Rammang-Rammang + tiket lokasi = Rp160.000
  • Makan & Minum: Kuliner khas (Coto, Konro, Pisang Epe, Es Ijo) = Rp210.000
  • Dana Darurat & Lain-Lain: Rp100.000
  • TOTAL ESTIMASI: Rp800.000 / orang

Kesimpulan

Menjelajahi keindahan Sulawesi Selatan ternyata tidak selalu menguras kantong. Dengan menerapkan panduan itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari ini, kamu sudah bisa mendapatkan paket komplit: wisata sejarah di kota, petualangan lanskap karst kelas dunia di Rammang-Rammang Maros, hingga kesegaran laut tropis Samalona. Jadi, tunggu apa lagi? Segera atur jadwal liburanmu, ajak teman perjalananmu, dan siap-siap dibuat jatuh cinta oleh keramahan masyarakat serta kelezatan kuliner khas Makassar!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa estimasi biaya liburan hemat 3 hari di Makassar?

Di luar tiket pesawat, anggaran darat untuk 3 hari 2 malam di Makassar berkisar antara Rp700.000 hingga Rp900.000 per orang. Biaya ini sudah mencakup penginapan budget, sewa motor, tiket masuk wisata, perahu, dan wisata kuliner.

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Makassar dan Maros?

Waktu terbaik adalah saat musim kemarau antara bulan Mei hingga Oktober. Pada bulan-bulan ini, cuaca relatif cerah sehingga ideal untuk menyusuri sungai di Rammang-Rammang dan menyeberang ke Pulau Samalona.

Bagaimana cara terbaik berkeliling kota Makassar dengan budget minim?

Cara paling efisien dan hemat adalah dengan menyewa sepeda motor harian (sekitar Rp75.000/hari). Kamu juga bisa menggunakan transportasi online atau bus Trans Mamminasata untuk rute-rute utama di dalam kota.

Apakah destinasi wisata di Makassar aman untuk solo traveler?

Sangat aman. Warga lokal Makassar terkenal ramah dan membantu wisatawan. Namun, tetap jaga kewaspadaan standar seperti menyimpan barang berharga dengan aman saat berada di pusat keramaian.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website