Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan

Agustus 9, 2026 · 6 menit baca · 17 kali dilihat

menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan | Turtlebin

Bayangkan berenang santai bersama penyu hijau berukuran raksasa tepat di bawah teras water villa tempat kamu menginap. Saat kamu memutuskan untuk menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan, pengalaman ajaib seperti ini bukan sekadar mimpi imajiner, melainkan makanan sehari-hari. Berada di ujung utara Kalimantan Timur, gugusan kepulauan ini menyimpan pesona bahari tropis yang sanggup membuat traveler kawakan sekalipun berdecak kagum.

Saya pribadi sudah mengarungi lebih dari 30 negara, namun ada keajaiban otentik di Kepulauan Derawan yang selalu memanggil saya untuk kembali. Mulai dari ubur-ubur tanpa sengat yang langka, manta ray yang menari anggun di kedalaman laut, hingga keramahan warga lokal yang bersahaja. Buat kamu yang sedang merencanakan petualangan bahari tingkat dunia tanpa perlu mengurus visa luar negeri, panduan ala backpacker dan travel writer ini siap membantumu menyusun rencana perjalanan impian.

Alasan Utama Kamu Harus Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan

menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan
Foto via Pexels

Kenapa kawasan ini dijuluki sebagai salah satu destinasi bahari terbaik di Indonesia bersanding dengan Raja Ampat dan Komodo? Jawabannya terletak pada keanekaragaman hayati bawah lautnya yang luar biasa tinggi dan terumbu karang yang masih sangat terjaga.

1. Berenang Bebas Bersama Ubur-Ubur Tanpa Sengat di Pulau Kakaban

Salah satu magnet utama wisatawan saat bertandang ke pulau ini adalah Danau Kakaban. Danau air payau yang terisolasi selama ribuan tahun ini menjadi rumah bagi jutaan ubur-ubur harmless dari spesies Mastigias papua. Rasanya sangat magis saat kamu meluncur perlahan di air dan dikelilingi ribuan mahluk kenyal berwarna oranye yang tidak mematikan ini. Ingat, saat berada di sini, kamu sangat dilarang menggunakan sirip katak (fins) agar tidak melukai ubur-ubur yang rentan tersebut.

2. Menari Bersama Pari Manta Raksasa di Pulau Sangalaki

Bagi para pencinta spot diving Derawan, Pulau Sangalaki adalah surga yang tidak boleh terlewatkan. Lokasi ini merupakan stasiun pembersihan alami (cleaning station) bagi Manta Ray raksasa. Kamu bisa menyaksikan pari manta bersayap lebar hingga 3–5 meter melayang anggun di sekitar kamu. Selain penyelam, para pengguna snorkel pun sering kali bisa melihat manta dari permukaan saat air sedang jernih.

3. Hamparan Pasir Putih Ajaib di Gusung Sanggalau

Gusung Sanggalau adalah pulau pasir tak berpenghuni yang hanya muncul saat air laut sedang surut. Dikelilingi oleh gradasi air laut berwarna biru perak dan toska yang sangat jernih, tempat ini adalah lokasi berfoto yang sempurna. Berdiri di tengah samudera luas di atas pulau pasir halus ini memberikan sensasi terdampar di surga terpencil yang tidak akan pernah kamu lupakan.

Rute dan Cara Menuju Kepulauan Derawan untuk Backpacker

Memang dibutuhkan sedikit effort untuk sampai ke destinasi fantastis ini, namun justru perjalanan panjang inilah yang membuat petualangan terasa makin manis dan berkesan.

Pintu Masuk Utama: Berau atau Tarakan?

Cara paling umum dan nyaman bagi mayoritas traveler adalah terbang menuju Bandara Kalimarau di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dari Bandara Berau, kamu bisa menyewa mobil travel menuju Pelabuhan Tanjung Batu dengan waktu tempuh sekitar 2,5 hingga 3 jam perjalanan darat. Dari Tanjung Batu, petualangan berlanjut dengan menggunakan speedboat publik atau sewaan selama 30-45 menit menuju Pulau Derawan. (See also: 7 Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Kalimantan Timur yang Menakjubkan)

Alternatif kedua adalah terbang menuju Kota Tarakan. Dari Pelabuhan Tengkayu Tarakan, kamu bisa langsung menyewa speedboat menuju Pulau Derawan. Namun, rute melalui Tarakan memakan waktu melintasi lautan lepas sekitar 3 hingga 3,5 jam, sehingga kurang disarankan jika kamu mudah mabuk laut atau saat cuaca kurang bersahabat.

Panduan Biaya Liburan ke Derawan dan Estimasi Anggaran

Banyak traveler yang mengira bahwa untuk menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan membutuhkan budget yang melangit. Padahal, jika kamu bepergian secara mandiri atau dalam kelompok kecil (open trip), biayanya bisa disesuaikan dengan kantong backpacker. (See also: 5 Rekomendasi Wisata Budaya Dayak yang Jarang Diketahui Wisatawan)

  • Tiket Pesawat Jakarta – Berau (PP): Rp 3.000.000 – Rp 4.500.000 (tergantung musim)
  • Travel Darat Berau – Tanjung Batu (PP): Rp 300.000 – Rp 400.000 per orang
  • Speedboat Tanjung Batu – Derawan (PP): Rp 200.000 – Rp 300.000 per orang
  • Penginapan Homestay / Water Villa Ekonomi: Rp 250.000 – Rp 600.000 per malam
  • Sewa Speedboat Island Hopping (Maratua, Kakaban, Sangalaki): Rp 1.800.000 – Rp 2.500.000 per kapal/hari (bisa patungan 5-8 orang)
  • Sewa Alat Snorkeling: Rp 50.000 – Rp 75.000 per hari
  • Paket Fun Dive (2-3 Dives): Rp 1.200.000 – Rp 1.800.000

Tips Hemat: Sangat disarankan untuk bergabung dengan Open Trip atau bepergian bersama rombongan 4–6 orang agar biaya sewa speedboat saat menjelajahi pulau-pulau sekitar bisa dibagi rata.

Waktu Terbaik Berkunjung dan Tips Penting Perjalanan

Cuaca sangat menentukan pengalaman liburan bahari kamu di Kalimantan. Kamu tentu tidak ingin melewati pemandangan bawah laut luar biasa hanya karena tertahan badai atau gelombang tinggi.

  1. Pilih Musim Teduh: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada bulan April hingga Oktober. Pada rentang bulan ini, angin cenderung tenang, curah hujan rendah, dan visibilitas bawah laut bisa mencapai 15 hingga 20 meter.
  2. Bawa Uang Tunai Secukupnya: Meskipun beberapa penginapan sudah menerima transfer bank, mesin ATM di Pulau Derawan sangat terbatas dan terkadang mengalami kendala sinyal atau kehabisan stok uang.
  3. Gunakan Sunscreen Friendly Karang: Jaga keasrian terumbu karang dengan selalu menggunakan tabir surya berlabel reef-safe (bebas oxybenzone dan octinoxate).
  4. Hormati Fauna Lokal: Jangan pernah menyentuh, menunggangi, atau memberi makan penyu, pari manta, maupun ubur-ubur. Biarkan fauna laut hidup bebas secara alami.

Siap untuk menyaksikan sendiri pesona megah bawah laut Indonesia yang mendunia ini? Segera atur jadwal liburanmu, kumpulkan teman-teman perjalananmu, dan bersiaplah untuk merasakan sensasi tak terlupakan di surga tropis Kalimantan!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik untuk menjelajahi Derawan?

Waktu terbaik adalah antara bulan April hingga Oktober saat musim kemarau. Pada bulan-bulan ini, laut cenderung tenang dan visibilitas bawah air sangat jernih untuk snorkeling maupun diving.

Berapa estimasi biaya liburan ke Derawan untuk backpacker?

Di luar tiket pesawat utama, estimasi biaya liburan ke Derawan selama 4 hari 3 malam berkisar antara Rp 2.500.000 hingga Rp 4.000.000 per orang jika pergi secara rombongan atau mengikuti open trip.

Apakah berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban aman?

Sangat aman karena ubur-ubur di Danau Kakaban telah kehilangan kemampuan menyengat secara alami. Namun, pengunjung wajib menjaga kebersihan dan dilarang menggunakan fins/kaki katak agar ubur-ubur tidak rusak.

Bagaimana cara menuju Kepulauan Derawan dari Jakarta?

Kamu bisa mengambil penerbangan dari Jakarta menuju Berau (Bandara Kalimarau). Dari bandara, lanjutkan perjalanan darat selama 3 jam ke Pelabuhan Tanjung Batu, lalu menyeberang menggunakan speedboat selama 30 menit ke Pulau Derawan.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website