Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar

Juli 29, 2026 · 6 menit baca · 3 kali dilihat

wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar | Turtlebin

Suara mesin kapal kelotok berdesing pelan, membelah ketenangan air cokelat pekat Sungai Sekonyer saat matahari mulai tenggelam di balik kanopi hutan hujan Amazon-nya Indonesia. Di atas pepohonan nipah yang membentang di sepanjang tepi sungai, sesosok primata besar bermuatan rambut oranye kemerahan sedang asyik memetik buah hutan—sebuah momen magis yang selalu membuat saya merinding setiap kali kembali ke sini. Pengalaman ikonis menikmati wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar adalah salah satu petualangan alam terbaik di dunia yang wajib kamu rasakan setidaknya sekali dalam seumur hidup.

Selama 10 tahun menjelajahi lebih dari 60 kota dan kawasan konservasi di Indonesia, jarang ada destinasi yang mampu menyajikan kombinasi antara ketenangan alam dan keajaiban satwa seotentik jantung Borneo ini. Menelusuri sungai dengan rumah terapung tradisional memberikan sudut pandang unik yang tak mungkin kamu dapatkan dari balik jendela bus safari atau jalur trekking darat biasa. Mari saya ajak kamu membedah panduan lengkap, estimasi biaya, hingga strategi perjalanan untuk menembus belantara Kalimantan secara aman dan berkesan.

Mengapa Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar Sangat Spesial?

wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar
Foto via Pexels

Berbeda dengan kunjungan ke kebun binatang atau pusat rehabilitasi biasa, petualangan ini membawa kita langsung ke habitat asli primata endemik yang berbagi 97 persen DNA dengan manusia. Wilayah konservasi Taman Nasional Tanjung Puting menjadi panggung utama di mana kamu bisa menyaksikan orangutan beraktivitas bebas di alam liar, mulai dari menggelayut di dahan pohon raksasa hingga membuat sarang tidur dari dedaunan. Menggunakan kapal kayu tradisional bernama kelotok, perjalanan ini menawarkan sensasi hidup melayang santai di atas air sambil disuguhi pemandangan biodiversitas yang luar biasa kaya. (See also: Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan)

Selama menyusuri aliran Sungai Sekonyer, mata kamu tidak hanya akan dimanjakan oleh kehadiran orangutan. Hutan tepi sungai Kalimantan Tengah adalah rumah bagi kawanan bekantan bermidung panjang, monyet ekor panjang, burung rangkong yang megah, hingga buaya muara yang sesekali berjemur di bantaran sungai. Suasana malam di atas kelotok, diiringi simfoni serangga hutan dan kerlipan ribuan kunang-kunang yang menerangi pohon bakau, menciptakan atmosfer magis yang mustahil kamu temukan di perkotaan.

Rute Petualangan dan Titik Pemberhentian Terbaik

Gerbang utama untuk memulai ekspedisi ini adalah Pelabuhan Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dari sini, kamu akan langsung menyusuri sungai menuju area konservasi. Berikut adalah titik-titik krusial yang wajib masuk dalam rencana perjalanan kamu:

1. Tanjung Harapan

Ini adalah pos pengamatan pertama yang biasanya dicapai di hari pertama perjalanan. Tanjung Harapan menjadi lokasi yang sangat baik untuk adaptasi pertama kamu melihat proses pemberian makan (feeding time) orangutan yang dijadwalkan setiap jam 15.00 WIB. Jalur trekking dari dermaga menuju lokasi feeding terbilang landai dan relatif mudah dilalui oleh penjelajah pemula.

2. Pondok Tanggui

Pondok Tanggui terkenal dengan area pelestarian orangutan remaja. Pemberian makan di pos ini berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Suasana di sini terasa lebih tenang dan hijau, memberikan kesempatan emas bagi para fotografer alam untuk menangkap ekspresi menggemaskan dari anak-anak orangutan yang sedang belajar memanjat dan bersosialisasi.

3. Camp Leakey

Merupakan stasiun penelitian legendaris yang didirikan oleh Dr. Birutė Galdikas pada tahun 1971. Camp Leakey adalah puncak dari perjalanan susur sungai ini, di mana kamu dapat mempelajari sejarah panjang riset orangutan dunia. Orangutan liar di area ini kerap menghampiri area dermaga kayu, sehingga interaksi visual dari jarak aman bisa terjadi secara tidak terduga.

Estimasi Biaya dan Tips Memilih Kapal Kelotok

Merencanakan anggaran secara cermat adalah kunci sukses menikmati petualangan susur sungai ini tanpa terkendala masalah logistik di lapangan. Berikut rincian estimasi biaya yang perlu kamu persiapkan untuk trip standar 3 hari 2 malam (3D2N):

  • Sewa kapal kelotok Kumai (Private): Rp7.500.000 – Rp11.000.000 per kapal (kapasitas 2-5 orang, sudah termasuk kapten, anak buah kapal, dan koki pribadi).
  • Biaya open trip Tanjung Puting: Rp2.800.000 – Rp4.000.000 per orang (pilihan tepat jika kamu traveling sendirian atau ingin menghemat budget).
  • Tiket masuk taman nasional & perizinan: Rp250.000 – Rp350.000 per orang untuk wisatawan nusantara (harga berbeda untuk wisatawan mancanegara dan pengisian kamera profesional).
  • Penerbangan menuju Pangkalan Bun (PKN): Rp1.500.000 – Rp2.800.000 (PP dari Jakarta atau Surabaya).

Catatan Penting: Sangat disarankan untuk memesan kapal kelotok atau pendaftaran tur minimal 2 hingga 3 bulan sebelum keberangkatan, terutama jika kamu berencana datang pada musim ramai (peak season) antara bulan Juli hingga Oktober.

Waktu Terbaik dan Persiapan Penting Sebelum Berangkat

Musim kemarau yang berlangsung antara bulan Juni hingga Oktober adalah periode terbaik untuk menjajal ekspedisi ini. Pada rentang bulan tersebut, curah hujan yang lebih rendah membuat aktivitas trekking menuju pos pengamatan menjadi lebih nyaman, dan probabilitas bertemu orangutan di area feeding jauh lebih tinggi karena ketersediaan buah liar di dalam belantara sedang berkurang. (See also: Panduan Lengkap Menjelajahi Taman Nasional Tanjung Puting)

Agar pengalaman kamu menikmati wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar berjalan lancar tanpa gangguan, pastikan kamu membawa perlengkapan berikut di dalam tas ransel kamu:

  • Pakaian berwarna netral: Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang berbahan ringan yang menyerap keringat. Hindari warna terang seperti merah atau kuning yang bisa mengejutkan satwa liar.
  • Perlindungan pribadi: Lotion anti-nyamuk (repellent), sunscreen, topi, dan jas hujan lipat untuk mengantisipasi cuaca hutan yang tidak menentu.
  • Powerbank atau baterai cadangan: Pengisian daya listrik di atas kapal kelotok umumnya hanya menyala pada malam hari saat generator dihidupkan.
  • Sepatu trekking yang nyaman: Pilih sepatu dengan grip kuat yang tahan terhadap jalur tanah berlumpur.

Pada akhirnya, menyusuri alur sungai yang tenang di Kalimantan Tengah sembari menyaksikan keagungan primata langka di habitat aslinya bukan sekadar liburan biasa. Ini adalah perjalanan spiritual yang akan mengubah cara kamu memandang pentingnya menjaga kelestarian alam Indonesia. Siapkan ranselmu, atur jadwal perjalananmu, dan mulailah merencanakan ekspedisi luar biasa ini sekarang juga!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa estimasi biaya susur sungai melihat orangutan di Kalimantan Tengah?

Untuk sistem open trip 3D2N, biayanya berkisar antara Rp2,8 juta hingga Rp4 juta per orang. Jika kamu menyewa kapal kelotok private, harganya sekitar Rp7,5 juta hingga Rp11 juta per kapal.

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Tanjung Puting?

Waktu terbaik adalah saat musim kemarau antara bulan Juni hingga Oktober, di mana cuaca lebih bersahabat untuk trekking dan penampakan orangutan di pos feeding lebih maksimal.

Bagaimana cara menuju lokasi wisata susur sungai ini?

Kamu perlu mengambil penerbangan menuju Bandara Iskandar di Pangkalan Bun (PKN). Dari bandara, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan darat sekitar 20 menit menuju Pelabuhan Kumai untuk naik kapal kelotok.

Apakah perjalanan susur sungai ini aman untuk anak-anak dan lansia?

Sangat aman. Kapal kelotok dilengkapi fasilitas keselamatan seperti pelampung, dan rute trekking dari dermaga menuju tempat feeding orangutan terbilang landai serta relatif mudah dijangkau.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website