5 Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis

Agustus 3, 2026 · 6 menit baca · 7 kali dilihat

destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis | Turtlebin

Pernahkah kamu membayangkan menikmati keindahan hamparan sawah bertingkat atau tebing kapur megah tanpa harus berdesakan dengan ratusan turis yang mengacungkan tongsis? Saat mendengar kata Vietnam, sebagian besar dari kita akan langsung teringat padatnya jalanan Hanoi, keindahan Ha Long Bay yang tersohor, atau lampion warna-warni di Hoi An. Namun, jika kamu mencari pengalaman jalan-jalan yang lebih autentik, tenang, dan ramah kantong, saatnya mengalihkan pandangan ke berbagai destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis.

Sebagai seorang ibu yang hobi mengajak keluarga kecil menjelajahi sudut-sudut Asia Tenggara dengan anggaran efisien, saya selalu terpikat oleh tempat-tempat yang masih menjaga keaslian budayanya. Vietnam menyimpan banyak ‘harta karun’ yang belum banyak terjamah oleh wisatawan arus utama. Mari kita bedah bersama lima lokasi menakjubkan yang siap mengisi agenda petualanganmu berikutnya tanpa membuat dompet menjerit!

2 Permata Utara: Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis

destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis
Foto via Pexels

Kawasan utara Vietnam terkenal akan lanskap pegunungannya yang memukau. Jika Sapa terasa terlalu komersial dan padat untuk rombonganmu, ada dua opsi luar biasa yang menawarkan ketenangan mutlak serta panorama alami yang tak kalah spektakuler. (See also: 7 Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis)

1. Pu Luong Nature Reserve: Oase Hijau yang Menentramkan

Berjarak sekitar 4 jam berkendara dari Hanoi, Pu Luong adalah tempat di mana waktu seolah berhenti berputar. Lembah hijau ini dikelilingi oleh pegunungan hutan hujan dan sawah bertingkat tradisional yang digarap oleh suku etnis Thai dan Muong. Di sini, kamu bisa menginap di homestay kayu bergaya panggung milik warga lokal sambil menikmati udara segar khas pegunungan.

  • Waktu Terbaik Berkunjung: Bulan Mei–Juni atau September–Oktober, saat musim panen padi tiba dan seluruh lembah berwarna kuning keemasan.
  • Cara Menuju Lokasi: Naik bus travel dari Hanoi ke Mai Chau atau langsung ke Pu Luong dengan biaya sekitar 250.000–300.000 VND (sekitar Rp160.000–Rp190.000) per orang.
  • Estimasi Biaya: Sewa kamar homestay keluarga mulai dari Rp250.000 per malam, sudah termasuk sarapan hangat lokal.

2. Cao Bang: Keajaiban Alam di Perbatasan Utara

Terletak di ujung utara, Cao Bang menyuguhkan salah satu air terjun bertingkat terbesar di dunia, yaitu Air Terjun Ban Gioc. Tempat ini sangat cocok untuk liburan keluarga ke Vietnam karena menawarkan pemandangan spektakuler yang mengedukasi anak-anak tentang bentang alam geodesi UNESCO Global Geopark. Keasriannya yang terjaga membuatmu bisa menikmati gemercik air tanpa gangguan hiruk-pikuk keramaian.

Catatan Budaya: Karena Cao Bang berbatasan langsung dengan Tiongkok, pastikan kamu selalu membawa paspor saat menjelajahi area Air Terjun Ban Gioc untuk keperluan pemeriksaan keamanan rutin oleh petugas perbatasan.

Pesona Tengah & Selatan: Rute Wisata Hemat Vietnam yang Unik

Menyeberang ke bagian tengah dan selatan, lanskap bergeser menjadi kombinasi pesisir pantai yang tenang serta jejak peradaban masa lalu yang begitu kaya. Tempat-tempat ini menawarkan kombinasi sempurna antara edukasi sejarah dan relaksasi.

3. Quy Nhon: Pantai Pasir Putih Tanpa Kerumunan

Bosan dengan pantai Da Nang yang penuh dengan rombongan turis? Quy Nhon adalah jawabannya. Kota pesisir ini menawarkan pantai-pantai tersembunyi dengan air laut biru jernih seperti Eo Gio dan Ky Co. Di sini, anak-anak bisa bebas bermain pasir putih sementara kamu menikmati angin sepoi-sepoi tanpa gangguan penjual suvenir yang agresif.

  • Aktivitas Seru: Menyewa perahu nelayan lokal untuk menyeberang ke Pulau Ky Co, berenang, dan menyantap hidangan laut segar.
  • Kuliner Wajib: Cicipi Banh Xeo Tom nhảy (crepe renyah dengan udang melompat yang segar) dengan harga hanya Rp20.000 per porsi. Ini adalah salah satu kelezatan kuliner khas Vietnam yang tidak boleh dilewatkan!

4. Phong Nha-Ke Bang: Petualangan Gua Kelas Dunia

Bagi keluarga yang menyukai tantangan alam, Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang adalah surga sejati. Selain rumah bagi gua terbesar di dunia (Hang Son Doong), kawasan ini memiliki belasan gua lain yang sangat ramah keluarga, seperti Gua Paradise (Thien Duong) dan Gua Phong Nha. Perjalanan menyusuri sungai bawah tanah menggunakan perahu kayu akan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi buah hati.

Rekomendasi Destinasi Tersembunyi di Vietnam yang Belum Ramai Turis untuk Pecinta Sejarah

Menjelajahi suatu negara kurang lengkap rasanya jika kita tidak menyelami akar sejarah dan budaya masyarakat lokalnya secara langsung dari dekat.

5. An Giang dan Wilayah Delta Mekong Atas

Mayoritas turis hanya mengambil tur sehari ke My Tho atau Can Tho dari Ho Chi Minh City. Namun, jika kamu terus melaju ke barat menuju An Giang dekat perbatasan Kamboja, kamu akan menemukan Hutan Mangrove Tra Su. Naik sampan kayu yang didorong oleh warga lokal menyusuri karpet hijau ganggang air adalah pengalaman yang sangat magical. Tempat ini juga kaya akan tempat wisata sejarah di Vietnam, seperti Gunung Sam yang dipenuhi kuil-kuil kuno bernilai spiritual tinggi.

Tips Budget Traveling: Hindari memesan paket tur dari agen besar di kota. Datanglah langsung ke dermaga Tra Su dan bayar tiket masuk resmi seharga 100.000 VND (Rp65.000) untuk mendukung ekonomi langsung masyarakat lokal setempat.

Panduan Praktis dan Tips Menghemat Anggaran Liburan

Menjelajahi lokasi yang belum terlalu populer memerlukan sedikit persiapan ekstra, terutama jika kamu bepergian bersama anggota keluarga. Berikut beberapa tips praktis agar perjalananmu tetap nyaman dan ramah di kantong:

  1. Gunakan Transportasi Lokal: Manfaatkan bus malam jenis sleeper bus atau kereta api malam untuk perjalanan antarkota jarak jauh. Selain menghemat biaya akomodasi satu malam, anak-anak biasanya sangat menyukai pengalaman tidur di dalam bus ber-AC ini.
  2. Aplikasi Penerjemah: Karena lokasi-lokasi ini belum ramai turis, tidak semua warga lokal lancar berbahasa Inggris. Unduh modul Bahasa Vietnam di Google Translate secara offline untuk mempermudah komunikasi sehari-hari.
  3. Bawa Uang Tunai Cukup: Mesin ATM cukup jarang ditemukan di pedesaan seperti Pu Luong atau kawasan hutan Tra Su. Selalu sediakan mata uang Dong (VND) dalam jumlah yang mencukupi sebelum meninggalkan kota besar.
  4. Nikmati Makanan Street Food: Selalu pilih warung makan yang ramai dikunjungi warga lokal. Selain dijamin halal/bersih (sesuai pilihan bahan), harganya jauh lebih murah dibandingkan restoran khusus turis. Ini adalah strategi utama untuk mewujudkan wisata hemat Vietnam tanpa mengurangi kualitas rasa.

Menjelajahi berbagai destinasi tersembunyi di Vietnam yang belum ramai turis tidak hanya memberikan ketenangan pikiran dari rutinitas harian, tetapi juga memberikan perspektif baru bagi keluarga kita tentang keindahan alam dan budaya yang murni. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kemas kopermu, susun jadwal perjalanan, dan bersiaplah menciptakan momen manis yang tak terlupakan di sudut-sudut rahasia Vietnam!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik mengunjungi destinasi tersembunyi di Vietnam?

Waktu terbaik secara umum adalah saat musim kering antara bulan Maret hingga Mei serta September hingga November, saat cuaca sejuk dan curah hujan rendah.

Berapa estimasi biaya harian untuk wisata hemat di lokasi-lokasi ini?

Rata-rata biaya harian per orang berkisar antara Rp300.000 hingga Rp450.000, sudah mencakup penginapan homestay, makan tiga kali sehari, dan tiket masuk wisata lokal.

Apakah destinasi tersembunyi ini aman untuk anak-anak dan lansia?

Sangat aman. Warga lokal Vietnam sangat ramah terhadap keluarga. Namun, pastikan memilih opsi transportasi yang nyaman seperti mobil sewaan untuk rute pegunungan.

Bagaimana cara mengakses internet di daerah terpencil Vietnam?

Kamu bisa membeli kartu SIM lokal (Viettel atau Vinaphone) di bandara kedatangan. Jaringan Viettel sangat kuat bahkan hingga ke area pegunungan dan pelosok desa.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website