7 Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui dan Sepi Turis

Agustus 14, 2026 · 6 min read · 6 views

wisata di Taiwan yang jarang diketahui | Turtlebin

Tahukah kamu kalau Taiwan bukan cuma tentang kemegahan Taipei 101 atau riuhnya Pasar Malam Shilin? Jika kamu merencanakan liburan dan mencari suasana yang tenang serta ramah kantong, menjelajahi wisata di Taiwan yang jarang diketahui bisa memberikan pengalaman jalan-jalan yang jauh lebih berkesan. Sebagai seorang ibu yang hobi backpacking bareng keluarga kecilku, saya selalu terpesona dengan sudut-sudut tersembunyi Formosa yang belum banyak tersentuh oleh rombongan turis bus besar.

Negara ini punya sistem transportasi publik yang sangat ramah keluarga, pilihan makanan yang ramah kantong, serta panorama alam yang luar biasa spektakuler. Kali ini, saya mengajak kamu menyusuri permata tersembunyi di Taiwan yang akan membuat liburan keluargamu terasa eksklusif tanpa perlu menguras tabungan.

Rekomendasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui untuk Liburan Keluarga

wisata di Taiwan yang jarang diketahui
Foto via Pexels

Bosan dengan destinasi arus utama yang penuh sesak? Berdasarkan pengalaman menyusuri pulau ini hingga ke pelosok, berikut adalah daftar tempat dengan lanskap menakjubkan yang belum banyak masuk dalam buku panduan wisata populer.

1. Pelabuhan Zhengbin & Pulau Heping (Keelung)

Sering kali Keelung hanya disinggahi singkat saat turis hendak ke Jiufen. Padahal, Pelabuhan Zhengbin menawarkan deretan bangunan bercat warna-warni di tepi dermaga yang dijuluki sebagai ‘Venesia versi Taiwan’. Lokasi ini sangat cocok untuk foto keluarga dan suasana sorenya sangat santai. Tepat di sebelahnya, terdapat Taman Geologi Pulau Heping yang memiliki kolam renang air laut alami yang aman untuk anak-anak bermain air.

  • Cara ke sana: Naik kereta TRA dari Stasiun Taipei ke Stasiun Keelung (sekitar 45 menit), lalu lanjut Bus Kota Keelung nomor 101.
  • Estimasi Biaya: Tiket masuk Pulau Heping hanya NTD 120 (sekitar Rp60.000) per orang.

2. Desa Kebun Teh Ruili (Chiayi)

Banyak wisatawan berbondong-bondong menuju Alishan, namun tak banyak yang tahu ada tempat bernama Ruili yang tak kalah memesona. Terletak di ketinggian, Ruili diselimuti hamparan kebun teh yang hijau menyejukkan. Di sini, kamu dan keluarga bisa berjalan santai menelusuri jalur wisata tersembunyi Taiwan di antara pepohonan bambu seperti dalam film-film kolosal. Jika berkunjung pada bulan April hingga Mei, kamu bahkan bisa mengajak anak-anak melihat ribuan kunang-kunang yang menyala indah saat malam hari.

  • Waktu Terbaik: April–Mei (musim kunang-kunang) atau Oktober–Desember (udara sejuk transisi musim gugur).
  • Tips Hemat: Menginaplah di min宿 (homestay lokal) untuk mendapatkan sarapan buatan tuan rumah dan teh Oolong segar langsung dari petaninya.

3. Desa Budaya Luye Highlands (Taitung)

Bergeser ke wilayah pantai timur yang tenang, Taitung menyajikan pemandangan padang rumput hijau yang sangat luas. Luye Highlands adalah tempat terbaik untuk menikmati udara segar sambil piknik keluarga. Tempat ini merupakan lokasi diselenggarakannya festival balon udara tahunan. Namun di luar musim festival pun, bukit ini tetap menyajikan ketenangan yang tiada dua.

Spot Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui dan Ramah Budget

Siapa bilang liburan murah ke Taiwan itu mustahil? Kuncinya ada pada pemilihan destinasi yang tidak memberlakukan tarif tiket mahal serta memiliki akses transportasi umum yang mudah digapai.

4. Lukang Ancient Town (Changhua)

Jika kamu menyukai sejarah dan arsitektur kuno, Lukang adalah jawabannya. Kota tua ini dulunya merupakan pusat perdagangan penting di Taiwan. Berbeda dengan Jiufen yang jalannya menanjak dan padat, gang-gang tua di Lukang relatif datar sehingga sangat nyaman untuk berjalan kaki membawa kereta bayi maupun lansia. Jangan lupa mencicipi kue tradisional khas Lukang dan kuliner lokal Taiwan seperti tiram goreng (oyster omelet) autentik yang harganya jauh lebih murah dibandingkan di Taipei.

5. Wumiaociao & Jalur Kereta Tua Jiji (Nantou)

Nantou tak hanya tentang Danau Sun Moon. Kamu bisa menyewa sepeda keluarga dan mengayuh di sepanjang Jalur Hijau Jiji yang dilingkupi pepohonan rindang di kanan dan kiri jalan. Jalur ini membawamu melintasi stasiun kereta kayu bersejarah dan desa pembuat keramik tradisional. Pengalaman berkeliling desa dengan sepeda ini sangat cocok dipraktekkan jika kamu merencanakan wisata keluarga di Taiwan yang interaktif.

Catatan Perjalanan: Selalu siapkan kartu EasyCard atau iPASS yang sudah terisi saldo cukup. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar bus, kereta lokal TRA, hingga berbelanja makanan ringan di minimarket di pelosok daerah.

6. Nanzhuang Old Street & Lembah Xiangtianquan (Miaoli)

Tersembunyi di Kabupaten Miaoli, Nanzhuang menyajikan perpaduan unik antara kebudayaan suku asli Saisiyat dan budaya Hakka. Kamu bisa menyusuri gang sempit yang dialiri air jernih bekas tempat mencuci warga lokal, sambil menikmati camilan es es krim osmanthus yang manis dan harum. Perjalanan bisa dilanjutkan ke Danau Xiangtianquan yang berada di atas bukit berawan—tempat misterius yang amat tenang.

Tips Hemat dan Nyaman Menjelajahi Taiwan Bersama Keluarga

Agar agenda liburanmu berjalan lancar tanpa kendala biaya atau kelelahan, simak beberapa tips praktis dari pengalaman pribadi saya berikut ini:

  1. Manfaatkan Kereta Lokal (TRA): Kereta cepat (THSR) memang sangat cepat, tetapi harganya cukup mahal. Untuk menjangkau lokasi-lokasi tersembunyi di atas, kereta biasa TRA jauh lebih hemat dan menyajikan pemandangan jendela yang fantastis.
  2. Makan di Pasar Tradisional Pagi hari: Daripada selalu makan di restoran, ajak keluarga mencoba sarapan di pasar pagi lokal. Kamu bisa mendapatkan sup pangsit hangat, bakpao daging, dan susu kedelai segar hanya dengan biaya NTD 50-80 (Rp25.000–Rp40.000) per porsi.
  3. Sewa Sepeda Listrik: Di destinasi seperti Taitung atau Nantou, menyewa sepeda listrik roda tiga atau empat sangat membantu jika membawa anak kecil atau lansia.

Menjelajahi berbagai wisata di Taiwan yang jarang diketahui membuktikan bahwa keindahan pulau Formosa tidak hanya terbatas pada gedung-gedung tinggi atau tempat populer semata. Ada begitu banyak kehangatan warga lokal, keindahan alam murni, dan kelezatan kuliner rumahan yang siap menyambutmu. Jadi, kumpulkan paspor keluarga, siapkan sepatu berjalan yang nyaman, dan mulailah merancang itinerary unikmu ke Taiwan sekarang juga! (See also: Itinerary Hemat Menjelajahi Seoul untuk Wisatawan Pertama Kali (5 Hari))

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik mengunjungi destinasi tersembunyi di Taiwan?

Musim gugur (Oktober hingga November) dan musim semi (Maret hingga Mei) adalah waktu terbaik. Udara cenderung sejuk, curah hujan relatif rendah, dan sangat nyaman untuk aktivitas luar ruangan bersama keluarga.

Apakah tempat-tempat tersembunyi ini mudah dijangkau transportasi umum?

Ya, sebagian besar bisa dijangkau dengan kombinasi Kereta Lokal (TRA) dan bus umum daerah. Namun untuk area pegunungan seperti Ruili, menyewa mobil harian atau menggunakan taksi lokal sangat disarankan.

Berapa perkiraan anggaran harian untuk liburan hemat di Taiwan?

Untuk gaya backpacker atau budget family travel, kamu bisa menganggarkan sekitar NTD 1.200 – 1.800 (Rp600.000 – Rp900.000) per orang per hari. Biaya ini sudah mencakup makan, tiket transportasi lokal, dan tiket masuk wisata.

Apakah ramah untuk anak-anak dan pengaguna stroller?

Sebagian besar destinasi seperti Zhengbin Port, Luye Highlands, dan Lukang sangat ramah stroller. Namun untuk wilayah perbukitan atau desa tua berbatu, disarankan menggunakan gendongan bayi (baby carrier).

Written by

admin

Website