Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan

Agustus 23, 2026 · 5 min read · 25 views

menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan | Turtlebin

Pernahkah kamu membayangkan berenang berdampingan dengan penyu hijau raksasa tepat di bawah teras penginapanmu? Jika belum, berarti kamu harus mulai merencanakan momen menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan yang legendaris ini. Selama bertahun-tahun keliling 30 negara, saya selalu dibuat kagum oleh pesona bahari Nusantara, namun kepulauan yang berada di Berau, Kalimantan Timur ini punya tempat istimewa di hati saya.

Sebagai seorang backpacker, perjalanan ke ujung timur Kalimantan ini menyuguhkan kombinasi sempurna antara petualangan tropis dan keajaiban bawah laut. Kepulauan ini terdiri dari empat pulau utama—Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki—yang masing-masing memiliki karakter biota laut yang sangat unik dan langka di dunia. (See also: Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan)

Alasan Mengapa Menjelajahi Derawan: Surga Snorkeling dan Diving di Kalimantan Adalah Pengalaman Sekali Seumur Hidup

menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan
Foto via Pexels

Bukan tanpa alasan kawasan ini dijuluki sebagai salah satu spot bahari terbaik di Indonesia. Saat kamu pertama kali menginjakkan kaki di perairan Kepulauan Derawan, kejernihan airnya akan membuat kapal yang kamu tumpangi terlihat seolah melayang di atas udara. Terumbu karang yang masih terjaga menjadi rumah bagi ribuan jenis ikan berwarna-warni.

Di Pulau Sangalaki, kamu bisa menyaksikan tempat konservasi penyu hijau dan jika beruntung, kamu bisa berenang bersama Ikan Manta Ray yang megah. Sementara itu, Pulau Kakaban menyajikan keajaiban alam berupa danau purba tempat tinggal jutaan ubur-ubur tidak menyengat. Sensasi menyelam di antara ribuan ubur-ubur oranye ini sungguh tiada duanya.

Catatan Penting: Saat berenang di danau ubur-ubur Kakaban, pastikan kamu tidak menggunakan sirip katak (fin) dan hindari penggunaan sunblock secara berlebihan agar keasrian ekosistem danau tetap terjaga.

Rute Lengkap dan Panduan Transportasi Menuju Derawan

Untuk memulai petualangan menjelajahi Derawan: surga snorkeling dan diving di Kalimantan, titik awal perjalananmu adalah Kota Tarakan atau Kabupaten Berau. Berikut adalah dua jalur utama yang bisa kamu pilih sesuai dengan budget dan fleksibilitas waktumu:

1. Jalur via Berau (Paling Direkomendasikan untuk Solo Traveler)

Terbanglah dari kotamu menuju Bandara Kalimarau di Berau (BTJ). Dari bandara, kamu perlu menyewa mobil perjalanan darat selama kurang lebih 2,5 jam menuju Pelabuhan Tanjung Batu. Setelah tiba di pelabuhan, perjalanan dilanjutkan menggunakan speedboat selama 30-45 menit langsung menuju Pulau Derawan.

2. Jalur via Tarakan (Cocok untuk Rombongan)

Jika kamu memilih penerbangan ke Bandara Juwata, Tarakan (TRK), kamu bisa langsung menuju Pelabuhan SDF Tarakan. Dari sini, kamu bisa menyewa speedboat langsung ke Pulau Derawan dengan waktu tempuh sekitar 3 hingga 3,5 jam membelah lautan lepas.

Estimasi Biaya dan Tips Liburan ke Derawan untuk Budget Backpacker

Banyak traveler berpikir bahwa berlibur ke Kalimantan Timur akan menghabiskan tabungan. Padahal, jika kamu tahu triknya, perjalanan ini bisa dibuat sangat efisien dan ramah kantong. Mengikuti gabungan biaya open trip Derawan sering kali menjadi opsi paling hemat untuk backpacker tunggal. (See also: 5 Rekomendasi Wisata Budaya Dayak yang Jarang Diketahui Wisatawan)

  • Tiket Pesawat (PP Jakarta/Surabaya – Berau): Rp2.800.000 – Rp4.000.000
  • Transportasi Land Transfer & Speedboat: Rp400.000 – Rp600.000 per orang
  • Penginapan Homestay Float House: Rp250.000 – Rp500.000 / malam
  • Sewa Alat Snorkeling: Rp50.000 – Rp75.000 / hari
  • Paket Island Hopping (4 Pulau): Rp400.000 – Rp800.000 (tergantung jumlah peserta)

Salah satu tips liburan ke Derawan dari saya adalah berkunjunglah pada musim kemarau antara bulan April hingga Oktober. Pada bulan-bulan ini, angin cenderung tenang, ombak relatif kecil, dan jarak pandang di dalam air (visibility) sangat jernih sehingga maksimal untuk kegiatan diving.

Spot Snorkeling dan Diving Utama yang Wajib Kamu Kunjungi

Selama berada di sana, pastikan kamu tidak melewatkan empat lokasi ikonik yang menjadi alasan utama para penyelam dunia datang ke Kalimantan Timur ini:

  1. Taman Laut Pulau Derawan: Cukup snorkeling di dermaga kayu penginapanmu, kamu sudah bisa melihat penyu hijau besar mencari makan di padang lamun.
  2. Danau Kakaban: Danau air payau endemik dengan ubur-ubur harmless jenis Mastigias papua.
  3. Manta Point Sangalaki: Tempat berkumpulnya pari manta raksasa yang menari-nari menembus arus lautan.
  4. Halo Tabung (Haji Mangku) Maratua: Gua air asin alami dengan air berwarna biru terang yang sangat cocok untuk cliff jumping.

Tips Penulis: Selalu bawa uang tunai secukupnya karena mesin ATM sangat terbatas di area kepulauan, serta siapkan kantong anti-air (dry bag) untuk melindungi perangkat elektronikmu selama menjelajah pulau.

Pada akhirnya, kepulauan ini bukan sekadar destinasi wisata biasa. Pengalaman menetap beberapa hari di atas rumah terapung kayu, menyapa ramahnya warga suku Bajau, dan menyaksikan matahari terbenam di ufuk barat lautan Sulawesi akan menjadi kenangan yang terus membayangimu. Jadi, kapan kamu siap mengemas ranselmu dan mulai berpetualang ke surga bahari ini?

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik untuk menjelajahi Derawan?

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada musim kemarau, yaitu antara bulan April hingga Oktober, saat cuaca cerah dan laut tenang.

Berapa estimasi biaya open trip Derawan untuk 3-4 hari?

Biaya open trip lokal (meeting point Berau/Tarakan) berkisar antara Rp1.800.000 hingga Rp2.500.000 per orang, belum termasuk tiket pesawat dari kota asal.

Apakah aman berenang dengan ubur-ubur di Danau Kakaban?

Sangat aman karena ubur-ubur di Danau Kakaban telah berevolusi ribuan tahun tanpa pemangsa sehingga kehilangan kemampuan menyengatnya.

Apakah sinyal internet dan listrik tersedia 24 jam di Pulau Derawan?

Di Pulau Derawan utama sinyal seluler (seperti Telkomsel) dan pasokan listrik sudah cukup stabil dan menyala selama 24 jam.

Written by

admin

Website