Itinerary Hemat Menjelajahi Makassar 3 Hari 2 Malam Lengkap Biaya

September 11, 2026 · 7 min read · 7 views

itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari | Turtlebin

Pernahkah kamu membayangkan menikmati sunset spektakuler di atas benteng bersejarah, menyusuri karst terbesar kedua di dunia, lalu menutup hari dengan semangkuk Coto Makassar yang gurih—semua tanpa membuat kantong jebol? Jika jawabanmu ya, maka menyusun itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari adalah langkah awal yang paling tepat untuk liburanmu berikutnya. Kota Anggrek ini tidak hanya menawarkan sejarah yang kaya dan alam yang memukau, tetapi juga merupakan salah satu destinasi paling ramah kantong di Indonesia Timur. (See also: 5 Destinasi Tersembunyi di Sulawesi Selatan yang Wajib Dikunjungi)

Sebagai traveler yang sering mondar-mandir di kawasan Asia dan Nusantara, saya selalu terkesan dengan efisiensi jalur wisata di Sulawesi Selatan. Dalam waktu tiga hari saja, kamu sudah bisa mendapatkan kombinasi sempurna antara wisata sejarah, panorama alam megah, dan petualangan kuliner legendaris. Kuncinya ada pada perencanaan rute yang cermat dan pemilihan transportasi yang bijak agar kamu bisa menikmati wisata Makassar hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.

Artikel ini hadir untuk memandumu langkah demi langkah, mulai dari saat kakimu pertama kali mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin hingga hari terakhir kamu berburu oleh-oleh. Yuk, kita bedah bersama panduan jalan-jalan seru dan terjangkau ini!

Panduan Hari Demi Hari: Itinerary Hemat Menjelajahi Makassar dan Sekitarnya dalam 3 Hari

itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari
Foto via Pexels

Agar liburanmu efektif dan tidak habis di jalan, kita akan membagi rute perjalanan berdasarkan wilayah secara matematis. Kita akan menjelajahi area alam Rammang-Rammang di Maros pada hari pertama, menyusuri pusat kota pada hari kedua, dan menikmati pesisir pantai sebelum pulang di hari ketiga.

Hari 1: Petualangan Karst Rammang-Rammang dan Sunset Fort Rotterdam

Setibanya di Bandara Sultan Hasanuddin (usahakan ambil penerbangan pagi), langsung saja sewa sepeda motor atau gunakan transportasi online menuju kawasan Rammang-Rammang di Kabupaten Maros. Perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit ke arah utara. Di sini, kamu akan disuguhi pemandangan bentang alam karst yang masuk dalam jajaran terbesar dan terindah di dunia.

  • Pagi – Siang: Sewa perahu ketinting di Dermaga Rammang-Rammang (sekitar Rp200.000–Rp250.000 per perahu, bisa dibagi hingga 4 orang). Menyusuri Sungai Pute di antara tebing batu kapur dan pohon bakau adalah pengalaman yang sangat magis. Jangan lupa mampir ke Kampung Berua.
  • Makan Siang: Nikmati makan siang murah meriah berupa ikan bakar segar di warung lokal sekitar dermaga dengan estimasi biaya Rp35.000 per porsi.
  • Sore: Kembali ke pusat kota Makassar dan kunjungi Fort Rotterdam. Benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang kemudian diduduki Belanda ini memiliki arsitektur yang sangat terawat. Tiket masuknya sangat terjangkau, hanya berupa sumbangan sukarela atau sekitar Rp10.000.
  • Malam: Santap malam pertama dengan mencicipi kuliner khas Makassar wajib: Coto Makassar di Coto Nusantara (sekitar Rp30.000 per porsi plus ketupat).

Hari 2: Menjelajah Pulau Samalona dan Pesona Pantai Losari

Hari kedua diisi dengan kegiatan bahari yang terjangkau namun menawarkan keindahan bawah laut yang luar biasa. Makassar memiliki Gugusan Kepulauan Spermonde yang lokasinya sangat dekat dari dermaga kota.

  • Pagi – Siang: Menuju Dermaga Kayu Bangkoa atau Popsa, lalu sewa perahu motor penyeberangan menuju Pulau Samalona. Biaya sewa perahu sekitar Rp400.000–Rp500.000 (PP per kapal, sangat hemat jika pergi bersama rombongan 3-5 orang). Di Samalona, kamu bisa snorkeling menikmati terumbu karang dan pasir putih yang bersih. Rentang sewa alat snorkel sekitar Rp50.000.
  • Makan Siang: Pesan kelapa muda dan ikan bakar di Pulau Samalona dengan budgeting sekitar Rp50.000 per orang.
  • Sore: Kembali ke daratan utama dan langsung menuju kawasan ikonik Pantai Losari. Bersantai di pelataran pantai sembari menunggu matahari terbenam adalah aktivitas gratis terbaik di kota ini.
  • Malam: Jalani wisata kuliner malam dengan mencoba Pisang Epe di sepanjang pelataran Pantai Losari (Rp15.000) dan tutup dengan makan malam Mie Titi yang porsinya melimpah (Rp35.000).

Hari 3: Wisata Sejarah Modern, Berburu Oleh-Oleh, dan Pulang

Di hari terakhir, kita fokus pada tempat wisata di Makassar yang letaknya di dalam kota agar kamu tidak terburu-buru mengejar jadwal penerbangan sore atau malam.

  • Pagi: Kunjungi Masjid 99 Kubah di kawasan CPI (Center Point of Indonesia). Masjid dengan arsitektur megah rancangan Ridwan Kamil ini sangat fotogenik dan bebas biaya masuk. Setelah itu, mampir ke Museum Kota Makassar untuk belajar sejarah lokal.
  • Makan Siang: Nikmati Sop Konro atau Konro Bakar Karebosi yang sangat tersohor (sekitar Rp50.000–Rp60.000).
  • Sore: Mampir ke Jalan Somba Opu untuk berburu oleh-oleh khas seperti Minyak Kayu Putih Cap Tawon, sarung sabbe, atau kerajinan perak. Setelah itu, menuju bandara untuk penerbangan kembali ke kota asal.

Catatan Penting Traveler: Jika kamu ingin menghemat biaya transportasi selama di Makassar, menyewa sepeda motor adalah opsi terbaik dengan tarif Rp80.000–Rp100.000 per 24 jam. Namun, jika pergi berdua atau bertiga, memanfaatkan taksi online sering kali lebih praktis dan nyaman dari terik matahari.

Estimasi Biaya Liburan ke Makassar 3 Hari 2 Malam

Mengetahui rincian pengeluaran sangat penting untuk menjaga anggaran perjalananmu tetap aman. Berikut adalah estimasi biaya liburan ke Makassar per orang (dengan asumsi perjalanan dalam grup kecil 2–3 orang, tidak termasuk tiket pesawat PP): (See also: Wisata Alam Wakatobi: Surga Bawah Laut yang Wajib Dikunjungi)

  • Akomodasi (Hotel Bintang 2/Guesthouse 2 Malam): Rp300.000 / orang
  • Transportasi (Sewa Motor + Bensin / Transport Online split): Rp150.000 / orang
  • Sewa Perahu Rammang-Rammang & Samalona (Split bill): Rp250.000 / orang
  • Tiket Masuk & Sewa Alat Snorkeling: Rp75.000 / orang
  • Wisata Kuliner (3 Hari): Rp350.000 / orang
  • Total Estimasi Biaya OOM (Out of Pocket): Rp1.125.000 per orang

Dengan modal sekitar 1,1 juta rupiah di luar tiket pesawat, kamu sudah bisa menikmati liburan yang sangat berkesan dan mengenyangkan di ibu kota Sulawesi Selatan ini.

Tips Praktis Agar Liburan Murah di Makassar Tetap Maksimal

Agar mengeksekusi itinerary hemat menjelajahi Makassar dan sekitarnya dalam 3 hari bisa berjalan tanpa kendala, perhatikan beberapa tips lapangan dari pengalaman saya berikut ini:

  1. Pilih Waktu Kunjungan Terbaik: Musim kemarau antara bulan Mei hingga September adalah waktu paling ideal. Gelombang laut cenderung tenang untuk penyeberangan ke Samalona, dan kamu mendapatkan cuaca cerah di Rammang-Rammang.
  2. Cari Teman Seperjalanan: Biaya terbesar di Makassar ada pada sewa perahu (Rammang-Rammang dan Pulau Samalona). Mengajak 2–3 orang teman akan membuat biaya sewa perahu terbagi rata dan jauh lebih murah.
  3. Bawa Baju Ganti dan Sunscreen: Cuaca Makassar terbilang cukup terik, terutama saat berada di pesisir pantai dan Rammang-Rammang. Gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat.

Makassar adalah kota yang menyambut siapa saja dengan hangat. Dari keajaiban alam karst hingga cita rasa kuliner yang kaya rempah, petualangan singkat tiga hari ini dijamin akan memberikan kenangan manis yang membekas. Jadi, tunggu apa lagi? Segera berkemas, atur jadwalmu, dan wujudkan rencana liburan hematmu ke Makassar sekarang juga!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa estimasi total biaya liburan hemat ke Makassar selama 3 hari?

Estimasi biaya di luar tiket pesawat adalah sekitar Rp1.100.000 hingga Rp1.300.000 per orang. Anggaran ini sudah mencakup hotel melati/bintang dua, transportasi darat, sewa perahu, tiket wisata, dan makan kuliner khas.

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Makassar?

Waktu terbaik berkunjung adalah pada musim kemarau antara bulan Mei hingga September. Pada rentang bulan ini, ombak laut lebih tenang untuk menyeberang ke pulau dan lanskap Rammang-Rammang cerah.

Bagaimana cara paling murah berkeliling di Makassar?

Cara paling murah adalah dengan menyewa sepeda motor harian yang berkisar antara Rp80.000 hingga Rp100.000 per hari. Namun jika bepergian secara grup 3-4 orang, menggunakan taksi online juga terhitung hemat karena biayanya terbagi.

Apakah aman melakukan penyeberangan ke Pulau Samalona?

Sangat aman selama cuaca mendukung dan berada di musim yang tepat. Pastikan perahu motor yang kamu sewa menyediakan jaket pelampung (life jacket) sebelum berangkat.

Written by

admin

Website