7 Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui dan Seru

September 13, 2026 · 6 min read · 4 views

wisata di Taiwan yang jarang diketahui | Turtlebin

Apakah kamu tahu kalau pulau formosa ini menyimpan ribuan sudut ajaib yang belum terjamah riuhnya turis arus utama? Jika kamu sedang mencari opsi wisata di Taiwan yang jarang diketahui, kamu melangkah ke halaman yang tepat karena Taiwan jauh lebih luas dari sekadar keramaian Pasar Malam Shilin atau megahnya Taipei 101. Sebagai seorang ibu yang hobi merancang wisata keluarga Taiwan berkonsep ramah kantong, saya sering menemukan bahwa tempat-tempat tersembunyi justru menyajikan kehangatan lokal yang paling berkesan.

Menjelajahi tempat baru yang sepi pengunjung bukan cuma bikin foto-foto liburanmu bebas dari latar belakang kerumunan orang, tapi juga membuka kesempatan untuk menikmati liburan murah ke Taiwan. Biaya akomodasi dan kuliner di kawasan non-metropolitan jauh lebih ramah untuk dompet keluarga. Mari kita kupas tuntas beberapa surga tersembunyi yang siap membuat jadwal perjalananmu berikutnya makin berkesan dan berwarna.

Rekomendasi Destinasi Wisata di Taiwan yang Jarang Diketahui untuk Keluarga

wisata di Taiwan yang jarang diketahui
Foto via Pexels

Saat memboyong anak-anak dan orang tua berlibur, kita membutuhkan tempat yang aman, nyaman, tetapi tetap menawarkan pemandangan spektakuler. Berikut adalah beberapa lokasi hidden gem yang dijamin akan disukai oleh seluruh anggota keluarga dari berbagai generasi:

1. Desa Nelayan Zhengbin dan Pulau Heping, Keelung

Berjarak kurang dari satu jam perjalanan naik kereta dari Stasiun Utama Taipei, Desa Nelayan Zhengbin menyapa wisatawan dengan deretan rumah toko berwarna-warni di tepi dermaga yang sangat mirip dengan nuansa Burano di Italia. Tempat ini sangat cocok untuk jalan santai pagi hari bersama anak-anak sambil menikmati udara laut yang segar. Tepat di sebelah desa ini, terdapat Taman Geologi Pulau Heping yang menampilkan formasi batuan erosi laut yang unik, jalur kursi roda yang sangat aksesibel, serta kolam renang air laut alami yang aman untuk anak-anak bertualang. (See also: Panduan Lengkap Liburan Musim Semi ke Jepang Melihat Sakura)

  • Estimasi Biaya: Tiket masuk Taman Geologi Heping sekitar NTD 120 (Rp60.000) per orang.
  • Cara Menuju Lokasi: Naik kereta TRA dari Taipei ke Stasiun Keelung, dilanjutkan naik Bus Keelung nomor 101 atau 102.
  • Waktu Terbaik: Pukul 08.00 – 11.00 WIB untuk menghindari terik matahari siang.

2. Jalur Kereta Bersejarah Pingxi dan Desa Kucing Houtong

Mayoritas turis hanya berhenti di Shifen untuk melepaskan lampion terbang, padahal melintasi Jalur Kereta Pingxi menawarkan pengalaman yang jauh lebih kaya jika kamu menjelajah hingga ke ujungnya. Houtong adalah desa bekas tambang batubara yang kini diubah menjadi tempat perlindungan ratusan kucing jalanan yang terawat, bersih, dan sangat ramah. Anak-anak pasti akan sangat senang berinteraksi dengan kucing-kucing lucu di sini, sementara orang tua bisa menikmati suasana desa pegunungan yang tenang dan sejuk.

Catatan Budaya & Keberlanjutan: Saat mengunjungi Houtong, pastikan anak-anak tidak memberi makan makanan manusia kepada kucing-kucing di sana. Gunakan camilan khusus kucing yang dijual oleh warga lokal untuk mendukung perekonomian desa setempat.

Surga Kuliner Tersembunyi dan Pesona Alam Hidden Gem Taiwan

Perjalanan liburan rasanya belum lengkap tanpa memanjakan lidah dengan sajian khas lokal yang otentik. Menjelajahi kawasan non-turistik membuka peluang besar untuk menemukan kuliner tersembunyi Taiwan dengan harga yang sangat terjangkau.

3. Lembah Lukang: Jejak Sejarah dan Kuliner Tradisional di Changhua

Lukang adalah kota tua di wilayah tengah Taiwan yang dulunya merupakan pusat perdagangan pelabuhan yang sangat sibuk. Di sini, kamu bisa menyusuri gang-gang sempit penuh sejarah seperti Mo Ru Xiang (Gang Menyempit) sambil menikmati aneka jajanan pasar tradisional. Kota ini terkenal dengan kue lidah lembu (Ox-tongue pastry) yang manis renyah serta olahan tiram segar dari pesisir lokal yang dimasak menjadi Omelet Tiram otentik dengan harga separuh dari harga kota besar.

  • Tips Kuliner Hemat: Cobalah makan di kedai-kedai kecil sekitar Kuil Longshan. Satu porsi sup bakso ikan segar dan mi tradisional rata-rata hanya berharga NTD 50-70 (Rp25.000 – Rp35.000).
  • Akses Transportasi: Naik THSR (Kereta Cepat) turun di Stasiun Taichung, lalu sambung Bus Taiwan Tourist Shuttle rute Lukang.

4. Lishan dan Kebun Teh Wuling Farm, Taichung

Jika kamu merindukan pemandangan pegunungan yang menyejukkan mata mirip Alpen di Eropa, area Lishan di Pegunungan Tengah Taiwan adalah jawabannya. Kebun-kebun teh yang membentang luas, kebun buah apel, serta kebun bunga sakura saat musim semi menjadikan tempat ini sangat romantis sekaligus menenangkan untuk wisata keluarga. Karena lokasinya yang cukup tersembunyi di dataran tinggi, wisatawan asing masih sangat jarang terlihat di sini.

Tips Liburan Hemat dan Nyaman Saat Menjelajah Pesisir Taiwan

Merencanakan eksplorasi ke destinasi yang belum terlalu populer membutuhkan sedikit persiapan ekstra agar perjalanan tetap lancar dan menyenangkan. Menerapkan tips liburan hemat Taiwan berikut akan membantu menjaga anggaran liburan keluargamu tetap aman: (See also: Itinerary Hong Kong 2 Hari: Panduan Lengkap Jelajah Cepat dan Hemat)

Gunakan Kartu Transportasi Terpadu

Selalu gunakan EasyCard atau iPASS untuk pembayaran transportasi umum. Kartu ini bisa digunakan di hampir semua bus antarkota, kereta lokal (TRA), hingga transaksi di minimarket seperti 7-Eleven dan FamilyMart. Menggunakan kartu terpadu sering kali memberikan diskon integrasi antar-moda transportasi yang lumayan menghemat anggaran harianmu.

Manfaatkan Kereta Lokal TRA Dibandingkan THSR

Untuk menuju tempat-tempat wisata di Taiwan yang jarang diketahui seperti area Keelung, Yilan, atau Hualien, gunakan kereta api biasa (TRA) kelas Tze-Chiang atau Local Train. Harganya jauh lebih murah hingga 50% dibandingkan Kereta Cepat (THSR), dan pemandangan sepanjang pesisir pantai yang dilewati kereta sangat indah menakjubkan.

  • Saran Akomodasi: Pilih menginap di jenis Min宿 (Minsu) atau homestay lokal yang dikelola keluarga. Selain tarifnya terjangkau, pemilik Minsu biasanya sangat ramah dan suka memberikan rekomendasi tempat makan enak yang belum terjamah turis.

Menjelajahi kawasan unik yang sepi turis membuat kita bisa merasakan keramahan warga lokal Taiwan secara lebih personal dan jujur. Jangan ragu untuk menyimpang sedikit dari peta rute turis utama, karena di sanalah petualangan perjalanan keluarga yang sebenarnya baru saja dimulai!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik berkunjung ke destinasi tersembunyi di Taiwan?

Musim gugur (September – November) dan musim semi (Maret – Mei) adalah waktu terbaik karena cuacanya sejuk, curah hujan relatif rendah, serta pemandangan alam sedang indah-indahnya.

Apakah tempat wisata tersembunyi di Taiwan mudah dijangkau transportasi umum?

Sangat mudah. Sistem transportasi umum Taiwan seperti kereta lokal TRA dan Bus Taiwan Tourist Shuttle menjangkau hingga ke desa-desa terpencil dan kawasan pegunungan.

Berapa perkiraan anggaran harian untuk liburan hemat di luar kota besar Taiwan?

Anggaran harian berkisar antara NTD 1.000 – 1.500 (Rp500.000 – Rp750.000) per orang, sudah mencakup makan tiga kali, transportasi lokal, dan tiket masuk tempat wisata.

Apakah tempat-tempat wisata non-turistik ini ramah untuk anak dan lansia?

Secara umum sangat ramah. Taiwan memiliki infrastruktur trotoar, akses kursi roda, dan fasilitas umum yang bersih serta ramah keluarga hingga ke area pelosok.

Written by

admin

Website