Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar

Agustus 5, 2026 · 7 menit baca · 16 kali dilihat

wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar | Turtlebin

Pernahkah kamu membayangkan bangun pagi disambut suara gemericik air sungai dan kabut tipis, lalu dari atas geladak kapal kayu, kamu menyaksikan seekor orangutan dewasa bergelayutan santai di dahan pohon tinggi? Pengalaman ajaib ini bisa kamu rasakan saat mencoba wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar secara langsung di habitat aslinya. Nikmatnya menjelajah rimba tropis tanpa perlu menembus belantara dengan jalan kaki yang melelahkan membuat petualangan ini sangat cocok untuk seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Sebagai seorang travel writer yang fokus pada jalan-jalan hemat dan ramah keluarga, saya menilai petualangan menyusuri Sungai Sekonyer ini adalah salah satu pengalaman perjalanan terbaik di Indonesia. Kamu tidak hanya diajak mengagumi keindahan alam Kalimantan yang megah, tetapi juga mendapatkan edukasi mendalam tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa langka yang dilindungi dunia ini. Yuk, kita bedah panduan lengkapnya agar liburan impianmu ini bisa terwujud dengan aman, nyaman, dan tetap ramah di kantong!

Mengapa Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar Sangat Istimewa?

wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar
Foto via Pexels

Pusat dari petualangan luar biasa ini berlokasi di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, salah satu cagar biosfer terbesar di dunia yang menjadi benteng pertahanan terakhir bagi populasi orangutan Borneo. Menjelajahi kawasan ini tidak dilakukan dengan bus atau mobil, melainkan menggunakan perahu kayu tradisional dua tingkat yang dikenal warga lokal dengan sebutan kapal klotok. Nama unik ini diambil dari suara mesin kapal yang berbunyi ‘klotok-klotok-klotok’ saat membelah ketenangan air sungai yang berwarna hitam kehijauan akibat kandungan asam alami dari vegetasi gambut.

Selama melakukan perjalanan susur sungai, kapal klotok akan menjadi rumah mengapung milikmu selama beberapa hari. Kamu akan makan, bersantai, memotret pemandangan, hingga tidur di atas geladak terbuka beratap kelambu dengan tiupan angin malam yang sangat sejuk. Jalur sungai ini menyuguhkan pemandangan menakjubkan berupa vegetasi pohon nipah, pandan air, hingga pepohonan hutan hujan yang lebat. Selain melihat orangutan yang sering muncul di pinggir sungai, kamu juga bisa menjumpai kawanan bekantan bernidung panjang, burung enggang yang indah, hingga kunang-kunang yang menerangi pepohonan bak pohon natal saat malam tiba. (See also: Tips Persiapan Perjalanan ke Pedalaman Kalimantan Bagi Pemula)

Estimasi Biaya Susur Sungai Taman Nasional Tanjung Puting dan Tips Hemat Keluarga

Banyak wisatawan mengira bahwa safari sungai ini membutuhkan budget yang sangat fantastis hingga puluhan juta rupiah. Padahal, jika kamu tahu triknya dan merencanakannya bersama rombongan keluarga atau teman, rincian biaya susur sungai Taman Nasional Tanjung Puting bisa ditekan sedemikian rupa sehingga tetap ramah bagi *budget traveler*. Kunci utamanya adalah menyewa satu kapal klotok secara privat untuk grup berisi 4 hingga 8 orang, sehingga biaya sewa kapal dan pemandu dapat dibagi rata.

  • Sewa Kapal Klotok Paket 3 Hari 2 Malam: Rp6.500.000 – Rp9.000.000 per kapal (sudah termasuk bahan bakar, kapten kapal, koki pribadi, makan 3 kali sehari, minum, dan matras tidur untuk 4-6 orang).
  • Tiket Masuk Taman Nasional (WNI): Rp5.000 – Rp7.500 per orang per hari (hari libur sedikit lebih mahal).
  • Izin Kamera & Masuk Lokasi Pemberian Makan (Feeding Station): Sekitar Rp50.000 – Rp100.000 per grup.
  • Jasa Pemandu Wisata (Tour Guide) Lokal: Rp300.000 – Rp500.000 per hari (sangat disarankan untuk keamanan dan edukasi anak).
  • Tips untuk ABK dan Koki: Sukarela, disarankan menyiapkan sekitar Rp300.000 – Rp500.000 per rombongan sebagai bentuk apresiasi.

Jika dikalkulasikan untuk rombongan keluarga berisi 5 orang, biaya per orang hanya berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp2.000.000 saja untuk paket lengkap 3D2N di atas kapal. Angka ini tentu sangat terjangkau jika dibandingkan dengan pengalaman kuliner lezat khas lokal yang dimasak segar oleh koki kapal dan pemandangan alam spektakuler yang kamu dapatkan setiap harinya.

Itinerary Singkat Wisata Susur Sungai di Kalimantan Tengah Melihat Orangutan Liar

Agar perjalananmu berjalan efektif dan tidak melelahkan bagi anak-anak, berikut adalah draf rencana perjalanan populer selama 3 hari 2 malam yang bisa kamu jadikan acuan saat berkunjung ke Kalimantan Tengah:

Hari 1: Pelabuhan Kumai menuju Camp Tanjung Harapan

Perjalanan dimulai dari Bandara H. Asan Sampit atau Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Dari bandara Pangkalan Bun, kamu cukup naik taksi lokal sekitar 20 menit menuju Pelabuhan Kumai. Di pelabuhan, kamu akan disambut oleh kru kapal klotok dan langsung memulai pelayaran menyusuri Sungai Sekonyer. Pada sore hari, kapal akan bersandar di dekat Camp Tanjung Harapan untuk menyaksikan sesi *feeding* (pemberian makan tambahan) orangutan jam 15.00 WIB. Malam harinya, nikmati santap malam di atas kapal sembari melihat kilauan ribuan kunang-kunang di tepi sungai. (See also: 7 Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Kalimantan Timur yang Ajaib)

Hari 2: Menjelajah Pondok Ambung dan Camp Leakey

Setelah sarapan pisang goreng dan kopi hangat di atas kapal, pelayaran dilanjutkan menuju Camp Leakey, pusat riset orangutan paling legendaris yang didirikan oleh Dr. Biruté Galdikas. Sepanjang perjalanan hulu sungai yang airnya jernih seperti cermin, kamu bisa melihat deretan monyet ekor panjang dan bekantan. Di Camp Leakey, kamu akan diajak *soft trekking* menembus hutan tropis yang rata untuk melihat orangutan liar berkumpul di panggung pakan pada pukul 14.00 WIB. Hari kedua diakhiri dengan perjalanan kembali ke arah hilir dan menginap di area sungai yang tenang.

Hari 3: Kembali ke Kumai dan Kepulangan

Menikmati suasana pagi hari di tengah rimba Borneo sebelum kapal perlahan kembali menuju Pelabuhan Kumai. Sesampainya di dermaga, kendaraan penjemputan siap mengantarkan kamu kembali ke bandara untuk penerbangan pulang ke kota asal.

Tips Praktis Panduan Wisata untuk Liburan Keluarga yang Nyaman

Catatan Penting: Orangutan di kawasan ini adalah satwa liar proteksi. Selalu jaga jarak minimal 5 meter, jangan pernah memberi makan secara langsung, hindari penggunaan *flash* kamera, dan pastikan tidak meninggalkan sampah sekecil apa pun di dalam kawasan taman nasional.

Agar agenda wisata susur sungai di Kalimantan Tengah melihat orangutan liar bersama keluarga berjalan lancar tanpa kendala, perhatikan beberapa tips lapangan berikut ini:

  1. Tentukan Waktu Berkunjung: Ketahui waktu terbaik berkunjung ke Tanjung Puting, yaitu pada musim kemarau antara bulan Juni hingga September. Pada bulan-bulan ini, curah hujan lebih rendah sehingga *trekking* hutan tidak licin, dan orangutan lebih sering berkumpul di area *feeding* karena buah-buahan di dalam hutan lebat sedang berkurang.
  2. Pakaian yang Tepat: Gunakan pakaian berbahan ringan, mudah menyerap keringat, dan berwarna netral (seperti krem, hijau zaitun, atau cokelat). Hindari warna mencolok seperti merah atau kuning neon yang bisa membuat satwa liar stres. Jangan lupa bawa sepatu olahraga atau sandal gunung yang nyaman.
  3. Perlindungan Diri: Siapkan *lotion* anti-nyamuk organik yang aman untuk kulit anak, tabir surya (*sunscreen*), topi, dan jas hujan lipat untuk mengantisipasi perubahan cuaca mendadak di tengah hutan.
  4. Obat-obatan dan Baterai Tambahan: Bawa obat-obatan pribadi lengkap serta *powerbank* berkapasitas besar. Listrik di kapal klotok biasanya hanya menyala pada malam hari menggunakan generator (*genset*).

Menyaksikan dari dekat bagaimana indahnya primata endemik Indonesia ini hidup bebas di lanskap alamnya adalah sebuah petualangan bernilai tinggi yang akan selalu dikenang oleh anak-anak hingga dewasa. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kemanasi ranselmu, atur jadwal liburan keluarga, dan rasakan sendiri sensasi magis menyusuri sungai rimba Kalimantan!

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa estimasi biaya wisata susur sungai di Kalimantan Tengah?

Biaya sewa kapal klotok berkisar antara Rp6.500.000 hingga Rp9.000.000 untuk paket 3 hari 2 malam. Biaya ini bisa dibagi untuk rombongan 4-6 orang sehingga lebih hemat.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke Tanjung Puting?

Waktu terbaik berkunjung adalah pada musim kemarau antara bulan Juni hingga September. Pada periode ini curah hujan lebih rendah dan orangutan lebih aktif mendatangi panggung pemberian makan.

Apakah wisata susur sungai ini aman untuk anak-anak dan lansia?

Sangat aman. Aktivitas utama dilakukan di atas kapal klotok yang stabil dan jalur trekking di dalam hutan cenderung datar tanpa tanjakan terjal yang menyulitkan.

Bagaimana cara menuju ke lokasi susur sungai Tanjung Puting?

Kamu bisa mengambil penerbangan menuju Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dari bandara, perjalanan dilanjutkan dengan darat selama 20 menit menuju Pelabuhan Kumai untuk naik kapal klotok.

Ditulis oleh

admin

Kunjungi Website